Desember 1, 2022

Berdasarkan data Bank Sentral Taiwan, diketahui pekerja migran mengirim lebih dari US$3 miliar dari Taiwan ke negara asalnya pada 2018.

Dilansir Taiwan News, Ho Pei-Chen, wakil kepala Departemen Devisa bank sentral Taiwan mengatakan, peningkatan remitansi seiring dengan peningkatan jumlah pekerja migran. Dalam 11 bulan pertama tahun 2018, pekerja migran mengirim lebih dari US$2,8 miliar keluar dari Taiwan.

Ho Pei-Chen juga mengatakan bahwa berdasarkan statistik yang disusun oleh Kementerian Tenaga Kerja (MOL), pekerja migran setiap bulannya mengirim hampir setengah dari total pendapatannya, yaitu US$ 300.

“MOL memperkirakan pekerja rumah tangga di Taiwan memperoleh rata-rata US$ 647 per bulan dan pekerja di sektor industri memperoleh rata-rata US$ 902 per bulan, kata Ho seperti dikutip Taiwan News.

Angka tersebut, menurut Ho, menunjukkan bahwa para pekerja migran tertarik untuk bekerja di Taiwan, terutama yang berasal dari negara-negara Asia Tenggara, karena mereka mampu memperoleh gaji yang lebih baik di Taiwan daripada di negara asalnya.

Jumlah pekerja migran di Taiwan terus bertambah sejak Taiwan pertama kali mengizinkan mereka memasuki wilayahnya untuk memenuhi kekurangan tenaga kerja pada tahun 1993. Menurut statistik MOL, jumlahnya meningkat dari 480.400 orang pada November 2013 menjadi 545.000 orang setahun kemudian dan 586.000 orang dua tahun kemudian. , sebelum melampaui level 600.000 pada Juni 2016. Pada akhir tahun 2017 jumlah pekerja migran di Taiwan mencapai 676.100 dan jumlah ini meningkat menjadi 703.162 pada akhir Oktober 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *