Desember 1, 2022

Pakar penyakit menular Dr Ho Pak-leung dari University of Hong Kong mendesak pemerintah melakukan tes massal virus corona terhadap ribuan pekerja rumah tangga migran (PRT) yang tinggal di rumah kos. Setelah seorang pekerja rumah tangga migran Indonesia yang tinggal di rumah gedung agen KL Home Limited, 375 Lockhart Road, Wan Chai dipastikan positif COVID-19, Kamis (6/8/2020).

Ho mengatakan, pihak berwenang tidak boleh meremehkan risiko infeksi cluster di rumah kos yang padat, setelah melihat wabah Covid-19 di Singapura pada populasi pekerja migran yang tinggal di suatu tempat dalam jumlah besar.

Dia mengatakan pejabat harus bertindak cepat, dan menguji setidaknya 7.000 pekerja rumah tangga migran yang tinggal di ratusan rumah kos di Hong Kong. Dia yakin hal itu bisa dilakukan dalam satu hari jika pihak berwenang memiliki tekad untuk melakukannya.

Otoritas kesehatan mengatakan pada Selasa (4/8), PMI berusia 37 tahun yang dinyatakan positif COVID-19 itu telah tinggal bersama 28 orang lainnya yang menunggu visanya dikeluarkan selama dua hari. Hingga saat ini, pemerintah berusaha melacak keberadaan mereka yang masuk ke rumah majikannya.

Singapura menyaksikan pertumbuhan eksplosif dalam kasus Covid-19 pada Mei, setelah klaster dikembangkan di asrama yang penuh sesak yang menampung pekerja migran, di mana ribuan orang berbagi ruang sempit dan tempat tinggal. Seperti di Hong Kong, Singapura telah menangani gelombang awal kasus virus corona dengan cara yang relatif sukses.

Singapura kini telah mencatat lebih dari 53.000 kasus Covid-19, terutama dari asrama tempat sekitar 300.000 pekerja dari Bangladesh, India, dan China ditempatkan.

Pihak berwenang Singapura mengatakan bulan ini mereka berharap untuk mencabut status karantina di semua asrama, dengan pengecualian beberapa blok yang berfungsi sebagai zona karantina, meskipun mereka mengatakan 89 persen pekerja yang terinfeksi telah pulih atau bebas dari virus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *