Desember 1, 2022

Hartini, warga RT 17, Desa Sepinggan, Balikpapan, sebelumnya adalah seorang pekerja rumah tangga (PRT), sedangkan suaminya hanya seorang buruh bangunan. Namun, kini ia dan suaminya tengah menikmati bisnis sebagai pengembang perumahan. Mereka bahkan memiliki lima rumah pribadi dan satu mobil.

Kesuksesan Hartini didapat setelah menerima bantuan sosial nontunai melalui Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menanggulangi warga agar keluar dari kemiskinan.

Dalam program PHK, warga tidak hanya diberikan bantuan sosial dan nontunai, tetapi juga diberikan pelatihan rutin yang dilakukan oleh fasilitator pada pertemuan peningkatan pendapatan keluarga (P2K2) dengan tujuan untuk memberdayakan KPM agar lebih terampil, sehingga dapat mendapatkan uang sendiri.

Sebelumnya, Hartini tercatat sebagai penerima bantuan PKH sejak 2016, kemudian mengundurkan diri pada Juni 2019 dari kepesertaan karena merasa mampu menjalankan usaha sendiri atau disebut juga Wisuda Mandiri.

Pengawas Pekerja Sosial PKH Kota Balikpapan Subejo mengatakan, kehidupan Hartini kini sudah mandiri dan sejahtera.

“Kehidupan keluarganya sekarang lebih baik dari sebelumnya. Keberhasilan yang diraih hari ini berkat kerja keras dia dan suaminya selama ini,” kata Subejo seperti dikutip dari Balikpapan Pos, Sabtu (6/7/2019).

“Suaminya juga sedang mengembangkan bisnis developer dengan membangun 150 unit rumah. Hartini juga bersyukur kehidupan keluarganya sudah membaik,” tambah Subejo.

Subejo berharap kesuksesan Hartini yang dimulai sebagai PRT dapat dijadikan contoh dan inspirasi bagi KPM PKH di Kota Balikpapan. Bahwa dibutuhkan kerja keras untuk mengubah nasib keluarga dan keluar dari zona kemiskinan.

“Tidak ada yang tidak mungkin, karena banyak KPM PKH yang kehidupan keluarganya pra sejahtera, namun karena usaha dan kerja kerasnya, mereka bisa menjadi sejahtera,” kata Subejo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *