Desember 1, 2022

Salah satu aspek budaya pemeluk agama Islam di Indonesia, adalah bahwa praktik keislaman mereka terintegrasi dengan kearifan lokal di daerah mereka. Termasuk tradisi menyambut bulan Ramadhan.

Migran Pos berikut mencoba merangkum beberapa tradisi yang biasa dilakukan menjelang bulan Ramadhan

Nyadaran / Nyekar: Merupakan tradisi umum di beberapa daerah di Pulau Jawa, di mana keluarga yang masih hidup mengunjungi makam kerabat yang telah meninggal, membersihkan kuburan, berdoa dan ada yang melempar bunga.

Tradisi Nyekar. Foto: PMII Pacitan/Via Google

Muploadan: Itu adalah tradisi masyarakat Islam Sunda. Bentuk pelaksanaannya beragam, umumnya berkumpul bersama keluarga dan kerabat, makan bersama, saling memaafkan dan berdoa bersama. Selain itu, ada juga yang mengunjungi tempat wisata bersama keluarga, berziarah ke orang tua atau pemuka agama.

Tradisi Mungganan. Foto: Istimewa/Nusantaranews

Padusan: Merupakan tradisi yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Boyolali dan beberapa daerah di Jawa untuk mensucikan diri, dengan cara mandi atau berendam di laut, atau sumber air yang dianggap suci.

Tradisi Padusan. Foto: Spesial/Google

Nyorog : Merupakan tradisi masyarakat Betawi dan beberapa daerah lainnya, tradisi ini berupa pembagian bingkisan berupa sembako, gula pasir, kopi, dan sejenisnya kepada kerabat. Terkadang hadiah itu berupa makanan yang dimasak, dengan beberapa makanan khusus dan dimasukkan ke dalam keranjang.

Tradisi Nyorog masyarakat Betawi. Foto: blog Kulo

Malamang : Merupakan tradisi leluhur masyarakat Sumatera Barat yang dilakukan oleh ibu-ibu, yang secara berkelompok membuat lamang yang terbuat dari beras ketan dicampur santan, kemudian dimasak dalam selongsong bambu setelah sebelumnya digulung dengan daun pisang.

Tradisi Malamang masyarakat Sumatera Barat. Foto: KinciaKincia.com

Ziarah Kubro : merupakan tradisi yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Palembang, berziarah ke makam leluhur dan ulama di Kawah Tengkurep tempat para leluhur dan ulama dimakamkan.

Tradisi Ziarah Kubro di Palembang. Foto: Kompas Traveler

Itulah beberapa tradisi yang biasanya terlewatkan saat menjelang Ramadhan. Sebagai Messiah, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Madiun yang telah bekerja di Hongkong sejak tahun 2000, hal yang paling ia rindukan adalah Nyekar dan Nyorog.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *