Desember 1, 2022

Bertempat di Hong Kong Industrial Centre, Lai Chi Kok, Aries, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bekasi bekerjasama dengan beberapa sponsor dan kawan-kawan menggelar parade musik, Minggu (26/01/2020).

Acara yang dihadiri oleh sepuluh band PMI Hong Kong dan dihadiri lebih dari seratus orang ini tidak hanya diisi dengan penampilan kemampuan masing-masing personel dalam memainkan musik, juga terdapat pemilihan vokalis terbaik, pemain gitar, drum, bass, keyboard dan versi Minor Band. berkesempatan hadir sebagai bintang tamu sekaligus juri.

Menurut penyelenggara acara, melalui acara tersebut, ia berharap dapat memotivasi PMI lainnya untuk berkarya di dunia musik.

“Semoga PMI semakin terpacu untuk selalu berkarya dan berkreasi di dunia musik,” ujar Aries kepada Migran Pos, Senin (27/1/2020)

Mewakili peserta lainnya, Zie Plock, drummer Eazy Band dan Ozink Band, mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam parade band akan membuat musik band di Hong Kong lebih hidup dan memotivasi sesama PMI untuk belajar musik.

“Agar musik band-band Hong Kong bisa lebih semarak dan bisa membawa hal-hal positif bagi mereka yang tidak memiliki aktivitas, mungkin mereka tergoda untuk belajar bermain musik,” kata Zie Plock yang pada kesempatan itu terpilih sebagai pemain drum terbaik, Selasa (28/1/2020).

Sementara itu, Minor Band, band indie yang berdiri sejak 16 Desember 2016 yang beranggotakan lima personel, Ipunk Farza (vokal), Nuki dan Harry (gitar), Eki (bass) dan Day (drum) menyampaikan apresiasi atas kreativitas PMI. .

“(Mereka) sangat kreatif, bersemangat, antusias dan keren,” kata Harie Lukisa, gitaris Minor Band, Senin (27/01/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *