Memperingati hari jadinya yang pertama, BPJW (Barisan Pendukung Joko Widodo) Hong Kong menggelar lomba busana dan puisi bertema “Kartini Modern, Kartini Membangun Generasi” di Tenda Atas Putih, Causeway Bay, Minggu (28/4/2019) .
“Biasanya kalau milad baru potong tumpeng itu biasa, karena masih sekitar hari Kartini, maka kita mengadakan lomba Kartinian dengan tujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar PMI.” kata Ayumi, Ketua BPJW Hong Kong, Minggu (28/4/2019).
Ada dua macam lomba, yaitu lomba Busana Kartini dan lomba Membaca Puisi. Peserta dari berbagai organisasi dan individu masing-masing berpose, menjawab pertanyaan tentang Kartini dan membacakan puisi untuk para peserta lomba membaca puisi untuk menunjukkan kemampuannya di depan dewan juri.
“Ada 25 peserta Fashion Show, 15 di bidang puisi. Kami mengundang teman-teman PMI dari berbagai organisasi dan yang tidak bergabung bisa bergabung,” tambah Ayumi.
Kartini Fashion Competition dimenangkan oleh Ismawati dari perorangan, juara kedua Sunarsih dari SIMAC dan juara ketiga Killa dari EMJI. Sedangkan pada lomba Baca Puisi, juara pertama diraih Killa dari EMJI, juara kedua Yuni Azra dari KPHK.
dan juara ketiga diraih Musripah dari BPJW.
Menanggapi kegiatan tersebut, Bernard Hutabarat, Ketua DPLN PDI-P yang juga hadir menyaksikan kompetisi tersebut, berkomentar bahwa perempuan pekerja migran Indonesia adalah pejuang perempuan sejati di era ini.
“Kegiatan ini menjadi sesuatu yang membuat kita harus mengingat kenangan akan RA Kartini, pahlawan emansipasi wanita sebagai motor penggerak kekuatan juang untuk maju. Mereka [peserta] adalah pekerja perempuan, serta istri dan ibu untuk kesejahteraan tidak hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk masyarakat luas bagi bangsa dan negara Indonesia,” kata Bernard, Minggu (28/4/2019).
