Penggunaan masker di masa pandemi virus corona sangatlah penting. Tapi bagaimana jika masker bedah menjadi semakin langka dan tidak terjangkau? Masker kain bisa jadi solusinya.
Meski masker kain kurang ideal atau kurang memadai, namun jika digunakan dengan memperhatikan 3 aturan penting tersebut dapat bermanfaat untuk mencegah penyebaran virus.
Melansir laman Live Science, Selasa (31/3/2020) peneliti Universitas Cambridge, Anna Davies mengatakan fungsi masker kain menawarkan perlindungan terbatas, namun jika tidak ada pilihan lain ada 3 petunjuk penting yang harus dibayar pengguna. perhatian untuk.
Penggunaan masker harus tepat, yaitu memperhatikan kedua sisi masker. Bagian luar harus tetap berada di luar, sedangkan bagian dalam harus tetap berada di dalam. Jangan bingung.
Masker kain sekali pakai dan harus segera dicuci setelah digunakan. Mencuci masker berfungsi untuk menghilangkan sisa partikel flu yang menempel pada masker.
Cara melepas topeng harus diperhatikan yaitu dengan cara memegang tali yang diikatkan di kepala kemudian menariknya ke depan. Tangan harus dicoba untuk tidak menyentuh topeng. Apakah menyentuh atau tidak pengguna harus segera mencuci tangan dengan sabun setelah melepas masker kain.
Berdasarkan 3 aturan di atas, Anna Davies menyarankan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi diri adalah dengan tidak keluar rumah atau menjaga jarak. Namun jika harus keluar rumah, wajib menggunakan masker. Kalau terpaksa pakai masker kain suka tidak suka harus pakai aturan.
