Bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Hongkong dan memiliki rencana untuk pulang ke kampung halaman, usahakan untuk mengisi sendiri alert card atau Electronic Health Alert Card (eHAC) versi modern sendiri, agar tidak tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. orang atau tengkulak yang biasa nongkrong. di Bandara Internasional Hong Kong, Sabtu (3/10/2020).
Setelah PMI melakukan konfirmasi kepada awak pesawat komersial, sesaat sebelum melakukan penerbangan dengan melakukan registrasi langsung ke petugas maskapai atau lebih dikenal dengan Check-in, petugas akan meminta calon penumpang untuk menunjukkan barcode eHAC Indonesia.
EHAC dapat diunduh di Play Store untuk pengguna ponsel Android dan Apple Store untuk pemegang ponsel iPhone. EHAC juga wajib bagi pengunjung yang akan melakukan perjalanan dari luar negeri maupun dalam negeri melalui jalur laut dan udara.
“(Wajib bagi pemudik domestik) untuk jalur udara, pelabuhan dan pos lintas batas,” kata dr I Made Yosi Purbadi Wirentana selaku Kepala Seksi Karantina Kesehatan Daerah dan Pos Lintas Batas Darat Kementerian Kesehatan, dikutip dari Kompas.com .
Berikut cara mengisi eHAC Alert Card melalui aplikasi ponsel:
Langkah pertama mengisi eHAC menggunakan aplikasi di ponsel, dengan mengunduh aplikasi “EHAC Indonesia” di Google Play Store atau Apple Store, dan menyiapkan paspor karena akan diperlukan untuk mengisi data di eHAC Indonesia .
Setelah mengunduh, lakukan pengaturan aplikasi termasuk memilih opsi bahasa yang tersedia untuk bahasa Indonesia dan Inggris, kemudian mendaftarkan pengguna atau pengguna baru dengan mengisi alamat email dan kata sandi, kemudian mengatur lokasi perangkat.
Setelah menyelesaikan pengaturan awal, halaman utama eHAC akan muncul. Untuk membuat Kartu Peringatan Kesehatan Elektronik e-HAC, pilih tombol “pengunjung” atau “pengunjung”.
Selanjutnya akan muncul pilihan beberapa tombol yaitu: Profile Data yang berfungsi untuk masuk ke halaman profil, Panic untuk ditekan saat keadaan darurat dan membutuhkan bantuan medis. Sedangkan PMI yang akan melakukan perjalanan ke Indonesia harus memilih HAC untuk mengisi Health Alert Card.
Setelah memilih tombol HAC maka akan muncul 2 pilihan yaitu: HAC Indonesia untuk membuat kartu e-HAC saat berkunjung ke Indonesia dari luar negeri, HAC Domestik Indonesia untuk membuat kartu eHAC saat bepergian antar kota di Indonesia.
Isi data diri Anda pada formulir pendaftaran yang muncul antara lain nama, usia, jenis kelamin, negara, nomor paspor, tujuan, perkiraan waktu kedatangan, kendaraan, dan lain sebagainya. Jika sudah, klik “Selanjutnya”.
Isi formulir pendaftaran mengenai lokasi asal dan jika sudah selesai klik next.
Isi formulir mengenai masalah kesehatan yang dialami dengan memberi tanda centang pada kotak yang sesuai dengan gejala yang dirasakan, dan biarkan kosong jika tidak ada gejala. Selanjutnya klik Kirim
Anda akan dibawa kembali ke halaman HAC, dimana akan muncul E-HAC Health Alert Card yang baru dibuat, berupa barcode yang akan ditujukan kepada petugas bandara keberangkatan dan kedatangan. Bagi PMI yang tidak ingin kesulitan mengakses barcode HAC, PMI dapat mengambil beberapa foto atau screenshot agar lebih mudah untuk ditunjukkan kepada petugas di pos pemeriksaan.
Itulah panduan mendapatkan eHAC yang akan berguna untuk perjalanan PMI kembali ke tanah air, dan tidak perlu mengisinya secara manual atau tertulis saat tiba di bandara tujuan di berbagai wilayah Indonesia.
