Persatuan Pekerja Migran Indonesia Hong Kong Tolak Overcharging (PILAR HK) merayakan hari jadinya yang ke-12 dan memperingati Hari Kartini dengan lomba dan pelayanan gratis bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Victoria Park, Minggu (21/4/2019).
Dalam sambutannya, Eni Lestari selaku koordinator PILAR HK menyampaikan bahwa Kartini tidak harus diikuti dengan kebayanya, tetapi juga keberaniannya dalam berbicara dan memperjuangkan harkat dan martabat perempuan sebagai manusia.
“Makanya dalam kompetisi ini teman-teman diminta untuk mempresentasikan karyanya, ini untuk melatih teman-teman agar bisa dan mau angkat bicara dan membiasakan berbicara untuk menyampaikan pemikirannya seperti yang dilakukan Kartini,” kata Eni Lestari, Minggu (21/4). ). 2019).
Menurut Jepi, selaku koordinator panitia, venue belum ditentukan karena kendala cuaca, selain dihadiri oleh 13 organisasi anggota PILAR HK, juga terbuka untuk umum.
“Selain Lomba Kreasi Tumpeng Mini dan Lomba Daur Ulang Tema Santai Kreatif, kami juga sudah memberikan pelayanan massal gratis sejak pagi ini, dan membagikan bingkisan kepada teman-teman yang bisa menjawab pertanyaan tentang undang-undang ketenagakerjaan di Hongkong,” kata Jepi kepada Migran. Pos, Minggu (21/4/2019).
Acara yang dihadiri ratusan PMI ini berlangsung meriah dan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba usai parade bersama para kontestan dan anggota PILAR HK di sekitar lapangan rumput Victoria Park.
