Sebagai ajang mengasah bakat Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong, Sandra Love menggelar kompetisi pameran pakaian daur ulang di Victoria Park, Causeway Bay, Minggu (31/3) 2019.
Menurut Sandra, kompetisi merancang dan memamerkan pakaian dari bahan daur ulang merupakan tantangan untuk menguji kreativitas mereka dalam memanfaatkan bahan bekas yang sudah tidak digunakan lagi dalam kehidupan sehari-hari PMI, yaitu; kertas, bungkus mie instan, bungkus kopi dan lain-lain.
“Daur ulang membutuhkan kreativitas untuk membuatnya, dan kompetisi ini sangat jarang diadakan,” kata Sandra selaku penyelenggara acara kepada Migran Pos, Senin (4/1/2019).
Penampilan salah satu peserta dalam balutan gaun berbahan bungkus merah. Foto: Bony Luke
Salah satu peserta yang memeriahkan acara tersebut menggunakan angpao merah (leisi fung) sebagai bahan daur ulang pakaian. “Pakaian saya berbahan leisi fung, saya ingin menunjukkan kalau leisi fung bisa digunakan, kalau tangan kita kreatif hasilnya juga bagus,” kata Anita, Selasa (2/4/2019). Juara 1 adalah Kesi, Juara 2 Putri Pandora, Juara 3 Vita, serta Nasja dan Bening masing-masing sebagai pemenang, Harapan 1 dan 2 Dia untuk kategori daur ulang terbaik diraih oleh Ayuni.
Para pemenang lomba dan panitia berfoto bersama. Foto: Sandra Love
Selain lomba busana daur ulang, acara Sandra Love juga dimeriahkan dengan lomba karaoke gratis, lomba tari tradisional dan peragaan busana jeans casual.
