by

Otoritas Kesehatan Hong Kong Serahkan Penyelidikan Kasus Meninggalnya PMI Kepada Ahli

-Berita-1,665 views

Otoritas kesehatan (DH) Hong Kong pada hari Jumat (21/5/2021) mengatakan mereka sedang menyelidiki kematian seorang pekerja rumah tangga (PRT) migran asal Indonesia setelah beberapa hari mendapatkan dosis kedua dari suntikan vaksin BioNTech. Meski mereka berpikir kematian tersebut tidak disebabkan vaksinasi, tapi kasus dilimpahkan ke komite ahli untuk penilaian kausalitas.

Dilansir The Standard, Departemen Kesehatan mengatakan perempuan berusia 44 tahun tersebut meninggal sembilan hari setelah menerima suntikan vaksin. Dia dirawat di Rumah Sakit Kwong Wah pagi ini setelah jatuh pingsan di rumah majikannya, sebelum kemudian dinyatakan meninggal.

“Tidak ada catatan PRT tersebut yang mengeluh merasa tidak enak badan selama observasi di pusat vaksinasi komunitas, dan tidak ada bukti klinis yang menunjukkan hubungan (kematian) dengan vaksinasi Covid-19,” kata seorang juru bicara DH.

DH mengatakan, menurut Otoritas Rumah Sakit, tidak ada bukti klinis yang menunjukkan bahwa kematiannya disebabkan oleh vaksinasi COVID-19. Namun, kasus tersebut akan diserahkan ke Komite Ahli Penilaian Kejadian Klinis Pasca Vaksinasi COVID-19 untuk penilaian kausalitas.

Lebih lanjut Departemen Kesehatan (DH) Hong Kong mengatakan pihaknya telah memberlakukan sistem farmakovigilans untuk imunisasi COVID-19, termasuk menerima laporan Adverse Events After Immunization (AEFIs) terkait dengan vaksin COVID-19 yang digunakan di Hong Kong dari para profesional perawatan kesehatan dan industri farmasi, dan membentuk Komite Ahli untuk Penilaian Kejadian Klinis Pasca Vaksinasi COVID-19 untuk memberikan penilaian independen tentang potensi hubungan sebab akibat antara KIPI dan vaksinasi COVID-19.

DH juga bermitra dengan Universitas Hong Kong untuk melakukan program pengawasan aktif untuk Adverse Events of Special Interest di bawah Program Respon dan Evaluasi Kejadian Buruk Vaksin COVID-19. Tujuan utama dari sistem farmakovigilans adalah untuk mendeteksi sinyal potensial dari kemungkinan efek samping dari vaksin

News Feed