by

KJRI HK akan Pastikan Hak PMI yang Meninggal Setelah Vaksin Terpenuhi

-Berita-1,954 views

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong mengatakan telah menerima laporan tentang adanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia dan sedang berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti kasus, Jumat (21/5/2021).

“Kami telah menerima laporan bahwa ada pekerja migran Indonesia yang meninggal dunia. Saat ini, kami sedang menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas rumah sakit, dan kami sedang berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk menindaklajuti kasus ini,” kata Konsul Kepolisian KJRI Hong Kong Agung Wahyudi kepada Migran Pos, Jumat (21/5/2021).

Ketika ditanya kapan pemulangan jenazah akan dilakukan, Agung menjawab jenazah almarhumah akan dipulangkan setelah urusan selesai.

“Tentunya nanti setelah semua proses penyelidikan rampung (jenazah akan dipulangkan). KJRI akan mengurus kepulangannya dan hak-haknya tentunya,” kata Agung.

Tentang pemberitahuan kepada pihak keluarga di Indonesia, pihak KJRI mengatakan mereka akan melakukannya karena hal tersebut sudah menjadi standard (SOP) penanganan PMI sakit dan meninggal di luar negeri.

Sebelumnya diberitakan Migran Pos mengutip media setempat, seorang PMI berusia 44 tahun meninggal dunia hari ini, setelah 9 hari mendapatkan vaksinasi BionTech dosis kedua. Dari penelusuran melalui sosial media, diketahui almarhumah bernama Binti asal Candi Sewu, Pacuh, Panataran Nglegog, Blitar, Jawa Timur.

Menyikapi tentang berita yang beredar KJRI HK memposting pengumuman di laman Facebook-nya. KJRI Hong Kong mengatakan berhubung penyebab kematian PMI sedang diperiksa atau diselidiki secara menyeluruh oleh pihak berwenang, maka KJRI mengimbau agar setiap PMI tetap tenang dan tidak terpengaruh berbagai pemberitaan di media.

News Feed