by

Para Ahli Menyarankan Agar PRT Migran Divaksinasi Covid-19 Sebelum ke Hong Kong

Pemerintah telah didesak oleh para ahli untuk mempertimbangkan mengeluarkan kebijakan mewajibkan pekerja rumah tangga (PRT) migran untuk divaksinasi agar kebal Covid-19 sebelum mereka datang ke Hong Kong, Kamis (08/04/2021).

Dilansir dari RTHK, saran tersebut diberikan karena kekhawatiran atas meningkatnya kasus impor baru dari Filipina dan melihat lonjakan infeksi Covid-19 serta adanya penemuan varian mutan baru. Hal itu mendorong ahli mikrobiologi Universitas Hong Kong Ho Pak-leung menyerukan larangan semua penerbangan dari negara-negara seperti Filipina dan India untuk mencegah varian Covid-19 menular lebih banyak.

Profesor David Hui dari Universitas China, yang menasihati pemerintah tentang pandemi mengatakan, pemerintah perlu keseimbangan antara pengendalian infeksi dan kebutuhan keluarga masyarakat.

“Jika Anda menghentikan mereka (PRT) datang, Anda meminimalkan risiko bagi masyarakat. Namun, banyak keluarga Hong Kong yang benar-benar bergantung pada pekerja rumah tangga migran. Jadi, jika kita menghentikan pendatang yang datang dari Filipina, maka banyak keluarga Hong Kong yang akan terpengaruh, ” jelas Hui kepada RTHK.

Hui mengatakan, pihak berwenang dapat mempertimbangkan mewajibkan vaksinasi bagi PRT migran sebelum mereka tiba di sini atau sebelum berangkat ke negara tujuan. Meski begitu Ho menyuarakan keprihatinannya tentang terbatasnya pasokan vaksin di Filipina.

Teresa Liu, dari Asosiasi Agen Tenaga Kerja Hong Kong mengatakan, kelompoknya akan berdiskusi dengan pihak berwenang Filipina apakah PRT migran bisa mendapatkan prioritas untuk inokulasi. Dia yakin majikan Hong Kong akan bersedia membayar jab jika karantina hotel selama 21 hari untuk pekerja dipersingkat.

News Feed