by

Pekerja Migran Ilegal dari Indonesia di Luar Negeri Tembus 5,3 Juta

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat jumlah pekerja migran yang berangkat secara ilegal atau berangkat melalui sindikat pengiriman tenaga kerja tidak resmi mencapai 5,3 juta orang, Sabtu (21/11/2021).

Berdasarkan hasil survei dari World Bank yang bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik dan Bank Dunia, ada 9 juta Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tersebar di 150 negara. Sedangkan data yang dimiliki BP2MI hanya 3,7 juta PMI yang bekerja di luar negeri. Berarti ada 5,3 juta pekerja migran yang tidak terdata.

Saat menghadiri acara Migrant Day di Kantor Unit Pelaksana Teknis BM2MI wilayah Serang, Banten, Benny Ramdhani selaku ketua BP2MI mengatakan pekerja yang berangkat melalui jalur gelap otomatis tidak terdaftar oleh negara.

“Pekerja yang berangkat melalui sindikat otomatis tidak mungkin terdata oleh negara,” kata Benny, dilansir dari IDNTimes, Kamis ( 19/11/2020).

Benny juga mengaku negara kesulitan untuk melakukan perlindungan karena tidak memiliki identitas para pekerja migran tersebut.

Untuk memerangi sindikat itu sendiri, BP2MI telah membentuk satuan tugas pemberantasan pengiriman ilegal Pekerja Migran Indonesia dan edukasi, sosialisasi, serta pelatihan kepada masyarakat terkait bahaya sindikat pengiriman pekerja migran ilegal.

News Feed