by

PRT Migran di Hong Kong Berbagi Pengalaman Suntik Vaksin Covid-19 Gratis

Meski Pemerintah Hong Kong telah memasukkan komunitas pekerja rumah tangga (PRT) migran ke dalam kelompok yang diprioritaskan untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 secara gratis. Namun, antusias PRT migran masih kurang, selain karena kurangnya informasi juga disebabkan psikis mereka dibayang-bayangi oleh polemik dan urgensitas vaksin yang akan diberikan: khawatir terjadi apa-apa setelah disuntik vaksin.

Untuk menepis kekhawatiran tersebut, Rut Damay (37th), seorang PRT migran asal Banyuwangi, Jawa Timur, berbagi pengalamannya suntik vaksin kepada Migran Pos.


“Saya bekerja menjaga nenek yang kebetulan mempunyai riwayat diabetes dan darah tinggi. Jadi kami melakukan vaksinasi pertama pada tanggal 15 Maret 2021 di klinik dekat perumahan kami. Alasan mengapa saya mau divaksin ini karena saya ingin terlindungi. Seperti kita berjalan di musim hujan, setidaknya kita sudah pakai payung, meskipun kena air, tapi tidak basah kuyup,” kata Rut kepada Migran Pos, Kamis (18/3/2021).

Rut mengaku tidak mendapatkan efek samping dari vaksin, tentunya selain rasa sedikit sakit karena terkena jarum suntik seperti pada umumnya.

“Sebelum dan sesudah divaksin, dokter menyarankan kami untuk konsumsi air hangat lebih banyak dari biasanya. Dan Puji Tuhan, saya dan nenek yang saya jaga, semua tidak ada keluhan sama sekali setelah suntik vaksin,” ujar Rut.

Untuk mendaftar vaksinasi, Rut yang sudah bekerja selama 3 bulan di majikannya saat ini didaftarkan oleh anak majikan di salah satu klinik di Fairview Park, Yuen long.

“Saya dikasih vaksin Sinovac yang efek sampingnya katanya tidak terlalu besar,” tutur Rut yang mengaku tidak takut untuk suntik vaksin meski sudah membaca berita ada beberapa orang yang meninggal setelah mendapatkan suntikan vaksin.

Sebagaimana informasi yang dibagikan oleh Centre For Healt Protection atau Pusat Perlindungan Kesehatan Hong Kong, setelah vaksinasi pertama, Rut dijadwalkan untuk melakukan suntik vaksin dosis kedua agar vaksin bekerja dengan efek penuh.

“Saya akan suntik vaksin kedua pada tanggal 15 April,” ujar Rut seraya menunjukkan kertas catatan vaksinasi yang didapatkannya dari klinik yang mesti dibawa untuk vaksinasi kedua.

Selain Rut, beberapa PRT migran lainnya juga membagikan pengalamannya setelah melakukan suntik vaksin Covid-19 Gratis. Ada yang mengaku tidak merasakan efek sama sekali seperti Rut, tapi ada juga yang mengaku pusing, merasa ngilu di lengan akibat jarum suntik, merasa ngantuk dan ada yang mengaku merasa tenggorokan kering dan kehausan.

News Feed