by

Akibat Lonjakan Kasus Covid-19 di Area yang Sama, Pemerintah HK Isolasi Perumahan di Yau Ma Tei

Disebabkan adanya lonjakan jumlah kasus di satu area, untuk pertama kalinya sejak Pandemi berlangsung, Pemerintah Hong Kong mengeluarkan perintah isolasi atau penutupan perumahan warga. Perintah untuk melarang siapa pun (kecuali petugas kesehatan) memasuki atau meninggalkan area perumahan di Jalan Reklamasi 20, 22, 24 dan 26 di Yau Ma Tei, berlaku mulai dini hari tadi hinga 14 hari ke depan pada pukul 11.59 pada 28 Januari 2021.

Dilansir The Standard, semua penghuni gedung telah dievakuasi ke pusat karantina lain dan sedang menunggu untuk menjalani tes sebelum kepolisian memblokade area yang diisolasi.

Sebelumnya, pemerintah telah memerintahkan ribuan warga dari 20 blok di kawasan yang berbatasan dengan Nathan Road, Jordan Road, Kansu Street, dan Ferry Street untuk test Covid-19.

Dalam sebuah pernyataan, seorang juru bicara pemerintah mengatakan pekerjaan pelacakan kontak pada kasus-kasus terkait adalah “menantang” karena ada banyak unit yang terbagi dalam bangunan rumah petak lama.

“Perintah tersebut memfasilitasi identifikasi warga yang tersisa sehingga mereka dapat dikarantina sesegera mungkin,” kata juru bicara tersebu

Perintah semacam itu terakhir kali muncul 11 ​​tahun lalu, ketika pemerintah mengamanatkan warga dan staf di Kew Green Hotel Wanchai Hong Kong – sebelumnya dikenal sebagai Metropark Wanchai – untuk tinggal di gedung itu selama dua minggu ketika pandemi Flu Babi melanda kota itu pada 2009.

Penghitungan resmi kota mencapai 9.453, termasuk satu kemungkinan kasus. Dari jumlah tersebut, ditemukan 524 infeksi lokal dalam 14 hari terakhir yang melibatkan 165 kasus yang tidak diketahui

News Feed