by

Himsataki Minta Pemerintah Prioritaskan Vaksinasi PMI dan Keluarganya untuk Meningkatan Devisa Negara

Himpunan Pengusaha Jasa Tenaga Kerja Indonesia  (Himsataki) meminta pemerintah prioritaskan pekerja migran dan keluarganya sebagai penerima suntikan vaksin Covid-19 guna meningkatkan devisa negara, Jumat (15/1/2021).

Dikutip dari Antara, Himsataki menyatakan vaksin untuk calon PMI dan PMI diharapkan bisa menumbuhkan kepercayaan negara penempatan dan para pengguna jasa, yang artinya bisa meningkatkan jumlah pendapatan devisa negara dan mengatasi pengangguran.

“Saya sangat berharap Bapak Presiden Jokowi menaruh perhatian serius dan khusus kepada calon pekerja migran dan keluarganya menjadi prioritas utama mendapatkan vaksin COVID-19 sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional (PEN),” ujar Ketua Himsataki Tegap Harjadmo.

Tegap berharap Menteri Ketenagakerjaan dan Kepala BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) segera membuat petunjuk teknis yang jelas dan terukur bagi para pekerja migran dan pengusaha/ majikan untuk mengatasi pandemi global

Hal ini sebagai turunan dari Kepmenaker No.294 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru dan merujuk pada Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pademi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Himsataki itu sebenarnya telah diatur sesuai petunjuk teknis tentang pelayanan penempatan pekerja migran pada masa adaptasi kebiasaan baru dengan memperhatikan pelaksanaan UU No.18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

News Feed