by

Lebih Dari 700 Orang Didenda Karena Melanggar Aturan Menjaga Jarak Sosial

Kepala Sekretaris Administrasi Matthew Cheung mengatakan bahwa pada hari Minggu (3/1), lebih dari 700 tiket penalti atau denda telah diberikan kepada warga masyarakat di hari Natal dan Tahun Baru, karena pelanggaran aturan menjaga jarak sosial yang diberlakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19, Selasa (05/1/2021). Di antara 700 orang yang terkena denda tersebut ada PRT Migran.

Dilansir dari HKFP pejabat nomor 2 Hong Kong tersebut mengatakan, meski jumlah kasus virus korona yang dikonfirmasi tampaknya menurun, namun sepertinya angka infeksi mungkin akan meningkat setelah liburan Natal dan Tahun Baru, dan situasinya akan lebih mengkhawatirkan.

Dalam postingan blognya Cheung mendesak warga penduduk untuk “mendisiplinkan diri dan dapat bekerja sama,” agar tetap menerapkan aturan anti-epidemi dan mengikuti seruan pemerintah demi melindungi kesehatan diri mereka sendiri, keluarga dan teman mereka, serta komunitas.

Sekretaris Utama juga meminta masyarakat untuk “aktif” mendapatkan vaksinasi, menambahkan bahwa pemerintah akan “terbuka dan transparan” untuk memastikan masyarakat dapat memiliki informasi vaksin yang mereka butuhkan.

Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) juga mengumumkan bahwa ada satu penularan yang dikonfirmasi dan sepuluh kasus awal positif virus korona di sebuah lokasi bangunan di terowongan Tseung Kwan O-Lam Tin. Ini adalah wabah kedua di situs tersebut dalam kurun waktu sebulan. CHP telah memerintahkan semua pekerja untuk diuji, dan proyek pembangunan itu dihentikan sementara.

Menteri Makanan dan Kesehatan Sophia Chan Siu-chee pada Senin (4/1) juga telah mengumumkan, tindakan protokol kesehatan atau menjaga jarak sosial yang saat ini berlaku akan diperpanjang hingga 20 Januari, dan melaporkan 53 kasus baru yang 43 di antaranya didapat secara lokal dan enam dikontrak dari sumber yang tidak diketahui, menjadikan jumlah kasus Covid-19 di HK ke angka 9018.

News Feed