by

Kebakaran Besar di Jordan Merenggut Nyawa 7 Orang Penghuni Gedung

Kebakaran besar di sebuah bangunan tempat tinggal di Jordan pada Minggu malam (15/11) mengakibatkan 7 orang meninggal dunia dan 17 orang lainya mengalami luka-luka. Menurut para saksi, mereka tidak mendengar alarm kebakaran berbunyi pada saat kejadian, Senin (16/11/2020).

Dilansir dari RTHK, pihak berwenang mengatakan, empat laki-laki dan tiga perempuan kehilangan nyawa dalam kobaran api, setidaknya 7 orang dari 17 orang yang menjadi korban peristiwa naas tersebut sedang berada dalam kondisi kritis.

Petugas pemadam kebakaran dipanggil sekitar jam 8 malam setelah asap terlihat mengepul dari unit lantai pertama, dengan cepat api kemudian mencapai lantai di atasnya. Petugas pemadam kebakaran mengatakan gedung itu tidak memiliki sistem pemadam kebakaran, yang diperkuat oleh pengakuan para saksi di tempat kejadian mencatat bahwa tidak ada alarm kebakaran yang terdengar dan tidak ada suara ledakan.

Polisi mengatakan, suatu perayaan keluarga sedang berlangsung di unit tempat api mulai menyala, saat ini pihaknya sedang menyelidiki apakah rumah tersebut digunakan sebagai restoran Nepal tanpa izin.

Diperkirakan lilin yang menyala dari pesta mungkin telah menyulut bahan pengedap suara. Petugas pemadam kebakaran mengatakan beberapa korban tewas terperangkap di dapur sementara setidaknya satu orang berhasil keluar melalui jendela kamar mandi. Ada laporan tentang seorang pria yang mencoba menyelamatkan diri dengan memanjat keluar dari jendelanya dan melompat dari perancah.

Petugas pemadam kebakaran menggunakan alat bantu pernapasan untuk memasuki gedung di Canton Road itu, sementara staf ambulans dan polisi membantu orang-orang yang terluka di tempat kejadian, termasuk memberikan oksigen dan melakukan CPR.

Mereka yang terluka dibawa ke Caritas Medical Center terdekat serta rumah sakit Queen Elizabeth dan Kwong Wah. Kemudian, beberapa dibawa ke Rumah Sakit Princess Margaret di Kwai Tsing.

News Feed