by

Larangan Pertemuan Kelompok Lebih Dari Empat Orang Diperpanjang

Melalui laman resminya pemerintah Hong Kong menyampaikan, perpanjangan larangan pertemuan kelompok lebih dari empat orang di tempat umum akan berlanjut sampai 22 Oktober, Rabu (14/10/2020).

Menurut seorang juru bicara dari Biro Makanan dan Kesehatan mengatakan, kekhawatiranya terhadap jumlah rata-rata tujuh hari dari kasus yang dikonfirmasi secara lokal terus meningkat selama seminggu terakhir. Dengan sejumlah kasus yang dikonfirmasi tanpa diketahui sumber infeksinya, menunjukkan adanya rantai transmisi diam-diam di kalangan masyarakat.

“Dalam hal ini, kami akan terus mengadopsi pendekatan yang ditargetkan untuk pengurangan mengambil risiko virus masuk dan menyebar dalam komunitas, dengan tetap mempraktekkan tindakan menjaga jarak sosial, dan bekerja sama untuk menjaga kebersihan diri serta lingkungan di bawah normal baru,” jelas jurubicara tersebut.

Dalam pemberitahuan tersebut pemerintah juga mengatakan, masyarakat yang berpartisipasi atau mengatur dalam pertemuan kelompok lebih dari yang pemerintah tetapkan, telah termasuk melakukan pelanggaran menurut Cap. 599G yang dapat dikenakan denda maksimum HK$ 2.000 sampai 25.000 atau penjara selama enam bulan.

“Kami memahami bahwa warga masyarakat sedang mengalami kelelahan menjalani prosedur anti-epidemi pada tingkat yang berbeda, setelah berbulan-bulan berjuang melawannya sehingga membuat penduduk menjadi kurang waspada mencegah penularan Covid-19. Namun, jika masing-masing dari kita sebagai anggota masyarakat tidak mematuhi berbagai pengendalian epidemi dan langkah-langkah menjaga jarak sosial, dan tidak tetap waspada dalam menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, risiko kembalinya epidemi akan sangat tinggi dan kita mungkin berada di ambang wabah komunitas skala besar. Karena jenis virus terbaru memiliki kemungkinan penularan yang lebih tinggi, epidemi dapat memburuk dengan cepat dalam waktu yang sangat singkat, yang memungkinkan menyebabkan gelombang keempat epidemi lokal datang lebih awal, namun kita bisa mencegahnya bersama,” jelas jurubicara pemerintah.

Persyaratan wajib memakai masker di bawah Cap. 599 juga diperpanjang hingga 22 Oktober 2020. Selama periode yang disebutkan di atas, angota masyarakat harus memakai masker setiap saat, ketika orang tersebut berpergian menggunakan transportasi dan memasuki atau berada di tempat umum.

Di bawah Cap. 599I, jika seseorang tidak memakai masker sesuai dengan persyaratan yang berlaku, pihak yang berwenang dapat melarang orang tersebut menaiki transportasi umum atau memasuki daerah tertentu, jika orang tersebut tidak bersedia memakai masker sebagai bentuk kerjasama pengendalian pandemi. Seseorang yang melanggar ketentuan tersebut, termasuk melakukan pelanggaran dan terancam menerima hukuman, dengan maksimum denda pada level 2 HK$ 2.000 sampai HK$ 5.000.

Comment

News Feed