by

Tempat Hiburan Hong Kong Akan Dibuka Kembali Setelah 2 Bulan Tutup

Kepala Eksekutif Carrie Lam Cheng Yuet-ngor mengatakan kepada awak media, bahwa angka infeksi lokal virus korona turun menjadi nol kasus pada hari Selasa (15/9) setelah 10 minggu terakir. Pihak berwenang akan melonggarkan kebijakan prosedur penanganan wabah, dengan memberi izin bar, klub karaoke, kolam renang dan Ocean Park dibuka kembali pada hari Jumat (18/9) nanti setelah dua bulan ditutup, Rabu (16/9/2020.)

Restoran juga dapat beroperasi hingga tengah malam mulai hari Jumat nanti, tetapi batas empat restoran per meja tidak akan berubah. Semua tempat yang ditutup, termasuk ruang pesta dan pemandian, akan diizinkan untuk dibuka kembali pada hari Jumat nanti.

Wahana bermain Ocean Park sudah mulai menerima reservasi dari jam 7 malam kemarin di situs webnya, bagi pengunjung yang memesan kunjungan untuk kelompok yang terdiri kurang dari empat orang. Hong Kong Disneyland mengatakan akan mengumumkan tanggal pembukaan kembali nanti.

Dilansir dari The Standard, relaksasi pembukaan bar harus mengikuti persyaratan, dimana pengunjung tidak diperbolehkan lebih dari dua orang berada di satu meja pub/ bar, dan empat orang di restoran. Taman hiburan juga hanya dapat menampilkan pertunjukan langsung di luar ruangan.

Masyarakat yang berada di ruang pesta harus memakai masker setiap saat kecuali saat makan. Juga, tidak lebih dari empat orang dapat tinggal di satu meja. Sedangkan untuk kolam renang, tidak boleh lebih dari empat orang dalam satu kelas, tetapi orang dapat melepas topengnya saat berenang atau melakukan pemanasan sebelum memasuki air.

Sejauh ini pemerintah hanya memperbolehkan pertemuan sosial empat orang saja dan peraturan wajib menggunakan masker tetap berlaku, meski orang yang berolahraga dibebaskan dari mengenakan masker di gym selama mereka lebih dari 1,5 meter satu sama lain. Tetapi staf dan pelatih di pusat kebugaran masih diharuskan memakai masker, dengan aturan tidak lebih dari empat orang di kelas tetap tidak berubah.

“Meskipun kami mencabut langkah-langkah tersebut, orang tidak boleh menurunkan kewaspadaan mereka, karena para ahli telah memperingatkan potensi gelombang keempat di musim dingin,” jelas Menteri Makanan dan Kesehatan Sophia Chan Siu-chee.

Seorang wanita bermarga Wong mengatakan dia belum pernah ke ruang karaoke selama enam bulan dan telah membuat rencana dengan teman-temannya untuk melakukannya.

“Saya akan mengambil tindakan perlindungan pribadi dan bersenang-senang. Saya juga akan membawa hand sanitizer berbahan dasar alkohol, memakai masker dan tidak akan terlalu dekat dengan teman saat bernyanyi,” jelas Wong dilansir dari The Standard.

“Warga Hong Kong sudah lama lapar [akan hiburan], jadi saya hanya berharap orang-orang bisa disiplin dalam mendisinfeksi diri mereka sendiri. Meski saya khawatir, bahwa kelompok yang berkumpul di pub dapat menimbulkan risiko tinggi penularan virus karena mereka mungkin mereka akan mabuk dan bermain dengan cara yang liar,” jelas seorang pria bermarga Cheng.

Ibu rumah tangga Chiu mengatakan dia prihatin dengan pembukaan kembali bar dan bahwa pemerintah mengambil tindakan terlalu cepat karena angka infeksi baru saja turun.

“Saya merasa lebih takut sekarang, saya hanya akan makan di luar setiap dua atau tiga minggu, dan tidak berencana membawa anak-anak saya bermain ke kolam renang,” jelas Chiu.

Menteri kesehatan mengatakan ada empat kasus baru kemarin yang semuanya bukan infeksi lokal, yang menjadikannya 4.976 kasus di Hong Kong. Mereka terdiri dari dua pria dan dua wanita, berusia 32 hingga 43 tahun, tiba dari Jepang, Filipina, Rwanda, dan India.

Kemarin juga untuk pertama kalinya tidak ada infeksi lokal yang tercatat sejak 4 Juli tetapi Pusat Perlindungan Kesehatan mengatakan jumlah tersebut tidak termasuk pasien yang didiagnosis setelah tengah malam, termasuk yang diambil oleh tes sukarelawan di seluruh wilayah.

Petugas kesehatan mengatakan kurang dari 10 pasien positif awal sedang menunggu konfirmasi, termasuk kemungkinan beberapa orang terinfeksi secara lokal. Total korban meninggal akibat Covid-19 di Hong Kong mencapai 102 setelah seorang pria, 69 tahun, meninggal di Rumah Sakit Tuen Mun pada pukul 3.56 sore kemarin. Pria Yuen Long itu dirawat di Rumah Sakit Pok Oi pada 30 Juli karena demam dan kondisinya semakin memburuk sejak 5 Agustus.

Comment

News Feed