by

CFS Mengimbau Masyarakat Agar Tidak Mengonsumsi Produk Kacang Dalam Kemasan Merek: Eat Natural

Center for Food Safety (CFS) dari Departemen Kebersihan Makanan dan Lingkungan mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi sejenis buah dan kacang batangan kemasan yang diimpor dari Inggris (UK), karena kemungkinan terkontaminasi bakteri salmonella yang menjadi penyebab berbagai infeksi; seperti diare, keracunan makanan, hingga demam tifoid, Selasa (25/8/2020).

Perdagangan juga harus segera berhenti menggunakan atau menjual produk yang bersangkutan jika mereka memilikinya. Detail produk adalah sebagai berikut:

Nama produk: Fruit & Nut Bar – Brazil & Sultana, dengan Peanuts and Almonds
Merek: Eat Natural
Tempat asal: Inggris
Importir: Janus Trading Company Limited
Ukuran kemasan: 50 gram per bungkus
Tanggal terbaik sebelum: 31 Oktober 2020 dan 30 November 2020

“CFS, melalui Sistem Pengawasan Insiden Makanannya mencatat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Badan Standar Makanan Inggris, bahwa produsen produk tersebut menarik kembali kelompok produk yang disebutkan di atas yang mungkin terkontaminasi Salmonella.” jelas seorang juru bicara CFS.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, CFS segera menindaklanjuti dengan importir dan pengecer lokal utama. Investigasi awal menemukan bahwa importir yang disebutkan di atas telah mengimpor batch produk di atas dan beberapa di antaranya telah dijual. Setelah pemberitahuan oleh pabrik di Inggris importir yang bersangkutan telah menghentikan penjualan produk yang kemungkinan terkontaminasi dan memulai penarikan kembali. Anggota masyarakat dapat menghubungi hotline importir di 2890 7265 selama jam kerja untuk pertanyaan tentang penarikan kembali.

“Infeksi salmonella dapat menyebabkan demam dan gangguan pencernaan seperti muntah, sakit perut dan diare. Efeknya pada bayi, anak kecil, orang tua dan pasien dengan sistem kekebalan yang lemah bisa lebih parah dan bahkan bisa menyebabkan kematian,” kata juru bicara tersebut.

Juru bicara tersebut mendesak konsumen untuk tidak mengkonsumsi produk yang terkontaminasi tersebut jika mereka merasa telah membelinya. Pera pedagang juga diminta untuk segera berhenti menggunakan atau menjual produk yang bersangkutan jika mereka memilikinya.

CFS akan memperingatkan pedagang tentang insiden tersebut, pihaknya saat ini masih terus menindaklanjuti dan mengambil tindakan yang sesuai jika diperlukan, karena investigasi sedang berlangsung.

News Feed