by

Otoritas Kesehatan dan Polisi Mencari Jejak PRT Migran yang Sempat Tinggal di Rumah Kos Mong Kok

Dalam laporan harian hari ini, otoritas kesehatan Hong Kong meminta para majikan yang baru-baru ini telah mempekerjakan pekerja rumah tangga (PRT) migran, untuk mencari tahu apakah PRT-nya pernah tinggal di sebuah rumah kos di Mong Kok atau tidak. Karena diketahui seorang PRT migran asal Indonesia yang sempat tinggal di tempat tersebut dinyatakan positif COVID-19, Rabu (12/8/2020).

Dilansir dari RTHK, Centre for Health Protection (CHP) mengatakan pihaknya tidak dapat melacak kontak dekat pekerja migran Indonesia (PMI) berusia 40 tahun yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona pada hari Selasa (11/8). CHP mengatakan, PMI tersebut pernah tinggal di sebuah rumah kos di Cheung Hing Mansion dengan setidaknya 10 PRT migran lainnya, sebelum dia mulai bekerja di majikan barunya awal bulan ini.

Dr Chuang Shuk-kwan dari CHP mengatakan, bahwa mereka telah meminta bantuan polisi untuk melakukan investigasi agar segera menemukan para PRT migran lainya, namun sejauh ini belum membuahkan hasil karena petugas ditolak masuk oleh pemilik kos.

“Kami khawatir mereka mungkin mengidap penyakit dan menyebar di masyarakat. Itu sebabnya kami meminta para majikan jika Anda baru-baru ini mengambil pekerja migran yang tinggal di tempat itu, tolong bawa mereka untuk diperiksa,” kata Chuang.

CHP melaporkan 62 kasus virus korona baru pada hari Rabu sore, semuanya kecuali satu adalah infeksi yang didapat secara lokal. Di antara kasus lokal baru, 33 terkait dengan kasus yang dikonfirmasi sebelumnya dan 28 tidak memiliki sumber yang diketahui. Dari yang terhubung ke kasus sebelumnya, lima terhubung ke cluster terminal peti kemas di Kwai Chung.

Chuang juga mengatakan, di antara kasus yang baru dikonfirmasi adalah seorang PMI yang berusia 35 tahun dan sempat tinggal di sebuah rumah kos di Causeway Bay bulan lalu. Dia diyakini telah tinggal di rumah kos bersama lima pekerja migran lainnya, sebelum mulai bekerja pada majikan barunya di Sai Kung pada 1 Agustus lalu. Sebelas kontak dekat dengannya akan segera dikirim ke pusat karantina.

Sementara itu, hasil awal menunjukkan lebih dari 30 orang lainnya dinyatakan positif mengidap virus tersebut, termasuk dua perawat yang masing-masing bekerja di Eastern Hospital dan Rumah Sakit Kristen United.

Seorang kepala manajer Otoritas Rumah Sakit, Dr Linda Yu, mengatakan tidak satu pun dari mereka yang merawat pasien Covid-19, dan mereka mungkin tertular virus melalui transmisi komunitas di luar rumah sakit.

News Feed