by

Makau Memperketat Aturan Masuk Bagi Pengunjung Dari HK

Semakin melonjaknya jumlah kasus Covid-19 yang ditemukan di Hong Kong membuat otoritas Makau memperketat pembatasan kepada orang yang bepergian dari HK. Per hari ini pengunjung harus menunjukkan sertifikat tidak terinfeksi virus corona, yang dikeluarkan dalam kurun waktu 24 jam sebelum memasuki perbatasan kepada petugas, Jumat (7/8/2020).

Dilansir dari RTHK, pembatasan baru di Makau itu menyusul otoritas Guangdong yang juga menerapkan langkah-langkah serupa, karena Hong Kong terus memerangi gelombang ketiga kasus virus korona sejak bulan lalu.

Awal pekan ini, otoritas Makau mengatakan, pengunjung dari Hong Kong harus memberikan hasil uji asam nukleat yang dilakukan dalam 72 jam terakhir. Namun ini akan semakin diperketat dengan persyaratan baru, yang akan berlaku mulai Jumat pagi ini.

Pihak berwenang mengatakan, mereka yang tiba tanpa membawa persyaratan baru tersebut mungkin akan ditolak memasuki Makau. Mereka yang diizinkan masuk akan dikarantina di lokasi yang ditentukan selama 14 hari.

Pihak berwenang di Makau juga mengatakan kepada operator transportasi umum, bahwa mereka tidak boleh memberikan layanan atau mengizinkannya memasuki kendaraan, kepada siapa pun tanpa dapat memperlihatkan bukti tersebut.

Dalam pengumuman yang dibuat semalam Kamis (6/8), pejabat Guangdong mengatakan mulai Jumat pukul 10 pagi, siapa pun yang memasuki Guangzhou melalui pos pemeriksaan Teluk Shenzhen atau Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau harus membawa hasil tes yang dikeluarkan dalam 24 jam sebelumnya.

Dalam pengumuman tersebut, sertifikat tersebut harus dikeluarkan oleh institusi medis yang diakui oleh pemerintah Hong Kong. Saat masuk, pengunjung ke area Tiongkok juga harus dikarantina selama 14 hari.

Meski begitu, pernyataan itu mengatakan, pejabat publik yang disetujui dan pengemudi lintas batas, dibebaskan dari pembatasan baru yang berlaku untuk masyarakat umum.

News Feed