by

Masyarakat Perlu Lebih Waspada Ketika Menerima Uang Kembalian Dari Pasar Basah

Chuang Shuk-kwan, yang mengepalai unit penyakit menular di Centre for Health Protection (CHP) mengatakan seorang penjual makanan laut berusia 62 tahun menjadi kasus virus ke-16 dalam sebuah cluster yang berbasis di pasar Hung Hom, dan meminta masyarakat untuk waspada ketika menerima uang kembalian belanja dari pasar, Kamis (6/8/2020).

Dilansir dari The Standard, Chuang mengatakan sampel lingkungan yang diambil dari dua pasar basah yang terinfeksi masih diuji oleh tim mikrobiologi Yuen Kwok-yung dari University of Hong Kong, tetapi sampel itu sejauh ini masih menunjukkan negatif.

“Ini pertanda baik, artinya desinfeksi pasar basah telah efektif. Tentu saja, penularan dari manusia ke manusia dapat terjadi antara vendor yang terinfeksi. Tetapi kita masih belum bisa mengecualikan kemungkinan kontaminasi lingkungan,” jelas Chuang.

Pakar penyakit menular Ho Pak-leung dari Universitas Hong Kong mengatakan, sejauh ini 11 pasar basah di antara 73 pasar yang dikelola oleh Departemen Kebersihan dan Makanan telah terlibat menjadi lokasi penularan.

Dia menyarankan vendor atau para penjual agar menerima pembayaran melalui elektronik, untuk meminimakan risiko kontak langsung dalam transaksi uang tunai dengan pembeli.

Dan sebagai pemegang saham terbesar kartu Octopus, ia menambahkan, pemerintah harus mempertimbangkan pengahapusan biaya pemasangan vendor untuk mengunakan Octopus, dan pembayaran transaksi bulanan untuk mendorong pembelian menggunakan elektronik.

Melihat kemungkinan penyebab penularan virus, presiden Pengelola Dagang Makanan Laut Hong Kong, Lee Choi-wah, mengatakan pelanggan memiliki kebiasaan menyentuh produk makanan laut sebelum dibeli untuk memeriksa kesegaran, dan itu berpotensi terjadinya transmisinya virus.

News Feed