by

Seorang PMI Positif Covid-19, Polisi Mencari 28 PRT Migran yang Sempat Tingal di Kos yang Sama

Sore ini para pejabat kesehatan berusaha mencari setidaknya 28 pekerja rumah tangga (PRT) migran dan majikan mereka, setelah diketahui seorang pekerja Migran asal Indonesia (PMI) dinyatakan positif terkena virus corona. 28 orang tersebut sempat tinggal di rumah kos yang sama dengan pasien di area Lockhart Road, Wan Chai dari 22 sampai 23 Juli, Rabu (05/8/2020).

Dilansir dari RTHK, seperti yang telah diungkapkan oleh pejabat Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) melaporkan, bahwa Hong Kong telah mencatat 85 kasus Covid-19 terbaru pada hari Rabu sore, dan 33 di antaranya tidak diketahui sumber penularannya.

Salah satu kasus lokal yang baru dikonfirmasi tanpa sumber infeksi adalah PRT asal Indonesia yang tinggal di dua rumah kos di Wan Chai dan Causeway Bay pada bulan lalu.

Dr Chuang Shuk-kwan dari CHP mengatakan, bahwa pekerja wanita tersebut sedang mencari majikan baru setelah meninggalkan rumah majikan lama pada 20 Juli, dan mengalami demam pada 1 Agustus.

Selama dia tinggal di rumah kos tersebut, ada 28 PRT migran lainya yang juga sedang menunggu visa.

Diketahui PMI tersebut sempat tingal di tempan penampungan agen di Causeway Bay Commercial Building, bersama empat PMI lainnya dari 30 hingga 31 Juli.

Chuang mengatakan, bahwa mereka masih berusaha mencari tahu di mana saja PRT migran tersebut melakukan interaksi dari 24 Juli hingga 29 Juli. Namun karena terkendala bahasa yang kurang dipahami, pihak CHP meminta bantuan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dia mengatakan bahwa staf beserta PRT migran yang tinggal di agen Causeway Bay bersama pasien yang positif telah berhasil ditemukan dan akan dikirim ke pusat karantina.

Tetapi 28 PRT migran lainnya yang tinggal di rumah kos Wan Chai diketahui telah pindah ke rumah majikan masing-masing dan belum diketahui keberadaannya.

Chuang mengatakan, saat ini pihak CHP berusaha untuk mendapatkan daftar majikan mereka, sehingga dapat menghubungi dan mengatur untuk sesi pengujian Covid-19.

“Kami sedang melacak PRT migran lainnya, yang sempat tinggal bersama dengan wanita yang positif COVID-19 dalam periode itu. Meskipun dua minggu telah berlalu, masih mungkin ada PRT migran lain yang mungkin terkena dampaknya. Oleh sebab itu, kami melacak mereka untuk menawarkan PCR tes kepada mereka, dan kami akan berusaha menghubungi majikannya. Kami sedikit khawatir, karena kami belum menemukan sumber untuk kasus ini,” kata Chuang.

Di antara kasus-kasus yang baru dikonfirmasi, ada lima, termasuk empat warga lokal dan satu staf medis, yang terhubung dengan panti jompo King Fok di Sham Shui Po, dan enam orang lagi memiliki hubungan dengan kluster Star Global.

Otoritas Rumah Sakit mengatakan bahwa seorang pasien coronavirus berusia 86 tahun meninggal pada hari Rabu sore, menjadikan jumlah kematian yang terkait dengan Covid-19 di Hong Kong menjadi 43.

Menurut Rumah Sakit di Tuen Mun, pasien itu adalah laki-laki dengan riwayat penyakit kronis dan mulai dirawat sejak minggu lalu disertai demam dan sesak napas.

News Feed