by

Pengunjung Makau dari Hong Kong Harus Membawa Surat Keterangan Negatif Covid-19

Semua pengunjung ke Makau dari Hong Kong harus membawa surat laporan kesehatan yang menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 yang dikeluarkan dalam kurun tujuh hari terakhir sebelum memasuki Makau. Pengumuman tersebut dikeluarkan otoritas Makau pada Senin kemarin, Selasa (14/7/2020).

Novel Coronavirus Response and Coordination Centre Makau mengatakan bahwa di bawah kebijakan baru yang berlaku efektif, per hari Senin pukul 18:00, para pelancong yang tidak memiliki sertifikat kesehatan dapat ditolak masuk.

Menurut otoritas Makau, wajib karantina 14-hari di tempat-tempat yang ditunjuk bagi mereka yang bepergian dari Hong Kong juga akan dipertahankan.

Kebijakan tersebut berlaku untuk semua orang yang menggunakan bus antar-jemput melalui Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao, yang juga dikenal sebagai “bus emas,” untuk memastikan keselamatan penumpang dan staf di dalam bus.

Pada hari Minggu, otoritas kesehatan Makau mengatakan bahwa penumpang yang berangkat dari Makau dengan pesawat terbang dan layanan feri khusus untuk Bandara Internasional Hong Kong untuk transit juga perlu menunjukkan hasil tes negatif untuk virus corona yang dilakukan dalam waktu tujuh hari untuk melindungi orang lain yang bepergian dengan pesawat.

Sertifikat tersebut dapat ditunjukkan dalam sistem kode kesehatan yang diluncurkan pada 3 Mei untuk menggantikan sistem deklarasi kesehatan di Makau.

Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macao adalah satu-satunya persimpangan batas antara Hong Kong dan Makau yang tetap terbuka di tengah pandemi.

Layanan “bus emas” untuk sementara ditangguhkan pada 6 April tetapi kembali beroperasi pada 8 Mei dengan hanya 12 layanan sehari – enam dari Makau dan enam dari Hong Kong.

Bentuk transportasi lain yang menghubungkan kedua kota, termasuk kapal jet dan helikopter, telah ditangguhkan sejak awal Februari, dengan Terminal Feri Makau Hong Kong di Sheung Wan ditutup.

Sementara itu, rencana “gelembung perjalanan” untuk Hong Kong, Makau dan Guangdong masih ditahan karena lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi baru-baru ini di Hong Kong.

Kepala Sekretaris Administrasi Makau, Matthew Cheung Kin-chung, mengatakan pada hari Minggu bahwa pihak berwenang harus mempertimbangkan kembali skema kode kesehatan.

News Feed