by

Perusahaan Bus Taiwan Didenda NT$ 5000 Akibat Menolak Layanan Terhadap Pekerja Migran yang Memakai Parfum

Seorang pengemudi bus di Taichung, Taiwan mendapatkan teguran serius dan menyebabkan perusahaannya didenda oleh pemerintah Taiwan sebesar NT$ 5.000 pada hari Sabtu (4/7), akibat secara verbal telah melecehkan dan menolak layanan kepada para pekerja migran yang memakai parfum terlalu berlebihan, Senin (6/7/2020).

Dikutip dari Focus Taiwan, sebuah video di YouTube yang diunggah pada hari Jumat, (3/7) menunjukkan bahwa pengemudi, bermarga Chao (趙), turun dari Bus rute 97 Southeast untuk memeriksa aroma tiga pekerja migran yang sedang menunggu di halte bus persimpangan Youshi-You 9 di Taman Industri Yu Shi dan hanya membiarkan dua pekerja migran yang boleh masuk ke dalam bus.

Video menunjukkan Chao menolak salah satu pekerja migran untuk naik bus dan tangannya mengisyaratkan agar pekerja migran tersebut pergi.

Selanjutnya di halte lain video tersebut menunjukkan pengemudi tidak mengadopsi “kriteria berbau” yang sama untuk penumpang yang berpenampilan (warga lokal) Taiwan.

Menjelang akhir video, pengemudi terlihat secara verbal melecehkan pekerja migran lainnya, berteriak padanya untuk turun dari bus karena terlalu banyak memakai parfum.

“Keluar! Kamu terlalu banyak memakai parfum !” teriak Chao dalam video yang diunggah di YouTube.

Huang Yu-yao (黃 淯 耀), manajer Bus Tenggara, mengatakan setelah diberitahu tentang masalah tersebut oleh agen broker pekerja migran, dari hasil penyelidikan ditemukan bahwa Chao alergi terhadap parfum dan memiliki reaksi alergi pada kulitnya.

Namun, itu bukan alasan yang bisa dibenarkan untuk pelanggaran serius berupa pelecehan verbal dan menolak penumpang di dalam bus yang telah dilakukannya.

Diketahui pengemudi bus tersebut baru bertugas sekitar dua bulan dan sebagian besar melayani rute antara Sekolah Menengah Nasional Yuanli dan Bandara Taichung melalui Taman Industri Yu Shi.

Huang mengatakan bahwa pengemudi harus memberi tahu perusahaan bus jika memang memiliki masalah alergi.

Menurut Huang, saat ini pengemudi masih melayani rute yang sama, tetapi telah diminta oleh perusahaan untuk selalu mengenakan maskernya setiap saat dan membuka jendela samping pengemudi untuk mendapatkan udara segar.

Jika Chao terus memiliki reaksi alergi, maka Chao akan ditanya apakah dia ingin pindah ke rute bus lain.

Chen Wen-cheng (陳文政), wakil kepala Kantor Transportasi Umum dan Sistem Transit Cepat kota, mengatakan Bus Tenggara telah didenda sebesar NT $ 5.000 (US $ 170) karena pengemudi melakukan penolakan terhadap penumpang untuk naik bus.

Kamera keamanan yang dipasang di bus juga akan ditinjau untuk mencari pelanggaran terkait lainnya.

News Feed