by

Per Hari Jumat, Hong Kong Ijinkan Pertemuan Publik Hingga 50 Orang

Sehubungan situasi Covid-19 yang sudah makin mereda, pemerintah Hong Kong pada hari Selasa mengumumkan bahwa mulai hari Jumat (19/6) akan mengijinkan batasan jumlah berkumpul di tempat publik maksimal 50 orang, Rabu (17/6/2020).

Dikutip dari RTHK, peraturan yang masih berlaku saat ini yaitu batasan pertemuan kelompok dengan jumlah maksimal delapan orang dimaksudkan untuk mengurangi kontak sosial dalam upaya mengurangi kemungkinan penyebaran wabah Covid-19. Namun aturan tersebut akan berakhir pada hari Kamis, (18/6).

Berbicara kepada wartawan pada hari Selasa, (16/6) Sekretaris Makanan dan Kesehatan, Sophia Chan mengatakan bahwa Exco memutuskan untuk melonggarkan pembatasan tersebut, tetapi batasan 50 orang akan tetap berlaku selama dua minggu. Perpanjangan tersebut juga berlaku untuk tanggal 1 Juli, hari peringatan untuk 23 tahun penyerahan Hong Kong kepada Tiongkok.

Biasanya aksi massa diadakan pada hari tersebut (1 Juli), tapi Chan kembali menolak motif politik apa pun di balik kelanjutan pembatasan dan mengatakan ketentuan tersebut dibuat dengan mempertimbangkan kesehatan masyarakat.

Chan mengatakan pembatasan pertemuan sebanyak delapan orang yang berlaku saat ini ditujukan untuk membatasi jumlah orang yang menghadiri acara-acara seperti pernikahan atau pertemuan perusahaan.

Kepala Kesehatan mengatakan ketika situasi Covid-19 stabil, pemerintah telah memutuskan untuk memberikan lebih banyak ruang bagi kegiatan sosial dan ekonomi untuk dilanjutkan. Larangan pertunjukan yang dilakukan secara langsung, seperti menari di bar dan pub juga akan segera dicabut.

Sementara itu Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) mengatakan bahwa tidak ada kasus Covid-19 yang baru dikonfirmasi pada hari Selasa, (16/6). Jumlah total kasus di Hong Kong yang dikonfirmasi hingga Hari Selasa per pukul 18.00 waktu setempat adalah sebanyak 1.113 kasus.

News Feed