by

Erupsi Gunung Merapi di Tengah Wabah Corona dan Kelangkaan Masker

Pada pukul 10.56 WIB hari ini Gunung Merapi mengalami erupsi dengan ketinggian kolom letusan mencapai 5.000 meter atau 5 km, Jumat (27/3/2020).

“Teramati tinggi kolom erupsi ± 5.000 meter dari puncak,” demikian ditulis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun resmi Twitter @BPPTKG, Jumat (27/3/2020).

BPPTKG mengungkap erupsi gunung yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dengan durasi yang belangsung selama 7 menit.

Hal ini juga menambah beban masyarakat yang terdampak erupsi abu vulkanik di tengah merebaknya wabah virus Corona (Covid-19) di Indonesia yang pada hari Jum’at (27/03/20) yang tercatat telah merenggut 78 jiwa.

Dalam keadaan tersebut, masker menjadi barang yang semakin dibutuhkan hingga harganya melonjak di pasaran. Namun, seperti diketahui bahwa, kelangkaan masker atau pelindung pernapasan telah mengalami kelangkaan sejak Februari 2020 karena wabah Covid-19 yang telah dikategorikan sebagai pandemi global karena menyerang 121 negara.

Meski belakangan, setelah terjadi kelangkaan masker di tengah kepanikan virus corona, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menerbitkan larangan dan pembatasan (Lartas) ekspor impor untuk barang masker agar kebutuhan masker masyarakat Indonesia terpenuhi. Pada kenyataanya masker masih menjadi barang langka dan mahal bagi masyarakat Indonesia.

Comment

News Feed