by

Pemerintah Akan Berikan BLT Kepada Pekerja Infornal Yang Terimbas Corona

Wakil Presiden Ma’ruf Amin berencana memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal, yang akan diberikan kepada 15,2 juta keluarga yang terdaftar sebagai penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) pada April mendatang, Rabu (25/3/2020).

“Tadi siang saya memimpin rapat bersama dengan Menko PMK, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Kepala OJK, Menteri Sosial, untuk membahas arahan Presiden dalam rangka melaksanakan upaya mengatasi dampak Corona yaitu dalam rangka jaring pengaman sosial untuk mereka yang terdampak melalui bantuan langsung kepada masyarakat miskin dan rentan,” ujar Ma’ruf seperti dikutip Detik.com.

Menurut Ma’ruf hasil dari pertemuan tersebut adalah, pemerintah sudah mempersiapkan BLT dengan cakupan 15,2 juta rumah tangga melalui mekanisme BPNT, yang akan diberikan setiap bulan meski berapa jumlah yang akan diberikan masih dalam pembahasan. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan bantuan kepada rakyat yang bekerja di sektor informal dan berpenghasilan rendah. Ma’ruf mengatakan jumlah penerima bantuan itu akan didata terlebih dahulu.

“Kedua, bagi kelompok masyarakat berpenghasilan harian, rendah dan penghasilan harian atau bekerja di sektor informal. Pemerintah sedang melakukan inventarisasi dan cakupan sesaran dan besaran jumlah bantuan yang akan diberikan dan sektor mana ini masih diinventarisir supaya nanti juga akan dihitung jumlah besarannya dan juga implikasinya pada APBN,” jelas Ma’ruf.

“Saya kira bantuan langsung akan diterapkan bulan mulai April. Jadi mulai April untuk yang pertama bisa diterapkan karena memang datanya sudah ada, semua sudah ada,” kata Ma’ruf .

Sementara untuk pekerja informal akan didata dalam beberapa hari ke depan. Ma’ruf juga berharap, bantuan untuk pekerja informal itu bisa dicairkan pada April nanti.

“Mereka yang tidak tetap saya kira kerja informal sedang diinventarisir sektor-sektornya. Kita harapkan juga dalam beberapa hari ini bisa selesai nanti, diharapkan dan diusahakan supaya bulan April supaya bisa dijalankan,” tambah Ma’ruf.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sri Mulyani Menteri Keuangan, menurutnya program tersebut merupakan salah satu yang masuk dalam pelaksanaan Social Safety Net (SSN). Saat ini, pemerintah, kata Sri Mulyani sedang menyelesaikan payung hukum dalam menyalurkan program bantuan sosial (bansos) lainnya seperti PKH kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) serta kartu sembako kepada 15 juta penerima manfaat.

“Tadi dibahas apakah jumlah keluarga ditambah dan dari sisi manfaat sedang dihitung dari sisi anggaran,” kata Sri.

Selain itu, pemerintah juga sedang menyiapkan insentif bagi masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PKH) karena COVID-19. Insentifnya berupa santunan dan pelatihan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami akan menyusun kebutuhan ini dan kami sudah komunikasi dengan DPR dan Bapak Presiden sudah berkomunikasi degan DPR dan BPK, kami juga sudah berkomunikasi dengan Banggar dan Komisi XI untuk memformulasikan,” ujar Sri dikutip dari CNBC.

Comment

News Feed