by

Tak Ada Mudik Gratis Tahun Ini

Kementerian Perhubungan (Kemenhub RI) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, yang sempat mensosialisasikan mudik gratis Lebaran 2020 di Jakarta pada Jumat (13/3) lalu. Kemarin resmi menghapus program mudik gratis yang diadakan oleh Kemenhub RI, BUMN, hingga swasta pada masa Angkutan Lebaran 2020 sebagai upaya pencegahan meluasnya wabah Covid-19, Selasa (24/3/2020).

Dilansir dari Kompas, kebijakan tersebut diambil setelah mempertimbangkan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona di Indonesia, yang berlaku selama 91 hari terhitung sejak tanggal 29 Februari–29 Mei 2020.

“Melihat kondisi penyebaran virus Covid-19 yang begitu masif belakangan ini, saya rasa ini keputusan yang tepat walau berat, mudik gratis akan dibatalkan. Oleh karena itu, saya harap masyarakat pun dapat mengerti dan mematuhi apa yang sedang dilakukan pemerintah,” kata Budi dikutip dari Kompas.

Lebih lanjut, di Ditjen Perhubungan Darat, mudik gratis dengan bus dan kapal penyeberangan semuanya akan dihapuskan. Menurut Budi, Kemenhub saat ini tengah fokus membantu pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mengatasi penularan virus corona.

“Karena kita tahu dengan mudik, artinya ada arus orang banyak yang akan melakukan perjalanan. Ini tentu berbahaya dan berisiko tinggi jika tetap dilakukan,” ujar Budi.

Selain itu, untuk memaksimalkan upaya penekanan penyebaran virus corona, Budi juga mendorong masyarakat untuk tidak mudik.

“Meminimalisasi mobilisasi agar tidak memperluas kemungkinan penularan Covid-19,” kata Budi.

Budi berharap masyarakat dapat berperan aktif mencegah penularan virus corona dengan cara tidak bepergian, apalagi melakukan mudik pada saat libur Lebaran nanti.

“Mudik ini melibatkan banyak massa, berpotensi menjadi titik penyebaran virus tersebut, yang mudik bepergian ke daerahnya masing-masing akan berpotensi membuat wilayah persebaran Covid-19 semakin luas. Kami akan gencarkan kampanye ini secara terus-menerus,” ucap Budi.

News Feed