by

Angka Kematian Akibat Virus Corona Mencapai 1.523

Jumlah korban tewas akibat epidemi virus Corona di China melonjak melewati 1.523 setelah Komisi Kesehatan Nasional melaporkan 143 kematian baru, dan 2.641 kasus baru 2019 Novel Coronavirus (Covid-19) yang sebagian besar dari provinsi Hubei, Sabtu (15/2/2020).

Seperti diberitakan oleh RTHK, saat ini di Tiongkok lebih dari 66.000 orang telah terinfeksi Covid-19. Otoritas negara tersebut telah menempatkan sekitar 56 juta penduduk Hubei di karantina dan menutup akses transportasi sebagai upaya mengendalikan virus.

Sejumlah kota yang jauh dari episentrum juga telah memberlakukan larangan serta membatasi jumlah orang yang dapat meninggalkan rumah mereka, sementara sekolah-sekolah tetap ditutup secara nasional dan banyak perusahaan telah meminta karyawannya untuk bekerja dari rumah.

Menurut data yang ada, skala epidemi Covid-19 membengkak jumlahnya pada minggu ini, setelah pihak berwenang di Hubei mengubah kriteria mereka untuk menghitung kasus yang masuk daftar terinfeksi, sehingga menambah ribuan pasien baru ke penghitungan mereka.

Kasus-kasus “yang didiagnosis secara klinis” melalui pencitraan paru sekarang sedang dihitung sebagai tambahan terhadap mereka yang telah menunjukkan hasil positif dalam tes laboratorium.

Revisi itu menambahkan hampir 15.000 pasien ke penghitungan mereka pada hari Kamis (13/2), dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa kasus akan kembali dihitung hari Minggu. Ada lebih dari 4.800 kasus yang dilaporkan pemerintah di Hubei pada hari Jumat dan 2.420 pada hari Sabtu.

Pihak berwenang mengatakan pada Jumat (14/2), bahwa sebanyak 1.716 pekerja medis di sana telah terinfeksi selama menagani wabah menular ini, yang mengakibatkan enam orang meninggal. Kematian lainya juga dilaporkan terjadi di Hong Kong, Filipina, dan Jepang dengan jumlah korban lebih sedikit.

Comment

News Feed