by

Keberangkatan Calon PMI ke Negara Penempatan Terdampak Virus Corona

Sejak adanya epidemik Covid-19 yang dilaporkan mulai menyebar akhir Desembar tahun lalu, jumlah pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke negara tujuan yang rentan wabah mematikan seperti Hong Kong, Taiwan dan Singapura, berkurang, Kamis (13/2/2020).

Seperti diberitakan oleh Kompas, Teguh Hendro Cahyono selaku Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengatakan pihaknya telah meminta Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk meningkatkan kehati-hatian dalam penempatan PMI ke negara rentan wabah seperti Hong Kong, Taiwan dan Singapura.

“Penempatan PMI dalam beberapa hari terakhir ini di beberapa daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur terlihat ada penurunan. Mungkin fokusnya lebih kepada memberangkatkan yang memang sudah turun visa saja, sedangkan visa yang belum turun masih dapat ditunda,” kata Teguh kepada Kompas.com, Selasa (11/02/2020).

Meski begitu, pihaknya belum dapat memprediksi apakah kecenderungan tersebut akan berlanjut hingga akhir bulan Februari. Menurut keterangan lanjutan, larangan oleh pemerintah masih terbatas penempatan di China, sedangkan untuk penempatan PMI di negara lain seperti Singapura dan Hong Kong hingga kini belum dilakukan pembatasan.

“Kita belum ada penghentian dan penundaan. Untuk Singapura dan Hong Kong sementara belum ada yang saya terima informasinya, kalau pun nanti ke depannya ada, hal itu lebih tergantung kepada proses yang berlaku di negara tersebut. Misal kalau Kedutaan Singapura tidak lagi atau membatasi visa untuk saat ini, kan berarti penempatannya menjadi berkurang ke sana,” ujar Teguh.

Berdasarkan pernyataan yang disampaikan sebelumnya oleh Menteri Ketenagakerjaan, selain pemberhentian penempatan calon PMI ke China, peningkatan kewaspadaan untuk penempatan PMI ke negara lain juga tengah dilakukan.

Seperti ke Hong Kong maupun Taiwan, Teguh menyampaikan, meskipun langkah preventif semacam itu ditingkatkan akan tetapi tidak ada kasus penundaan akibat calon PMI yang mengalami suhu badan tinggi.

“Secara umum kami sudah melakukan penyiapan-penyiapan baik dari kalangan P3MI untuk berhati-hati dalam memproses penempatan ke negara-negara lain,” imbuh Teguh.

Hingga kini, korban virus Covid-19 semakin bertambah seperti diberitakan oleh China’s NHC state.media hingga 09:30 AM hari ini jumlah kematian mencapai 1.363 orang dengan korban terinfeksi 60.063, sedangkan yang telah pulih sejumlah 5.680 orang.

Comment

News Feed