by

Korban Meninggal Virus Korona Mencapai 1.000 Jiwa Lebih

Secara keseluruhan jumlah kematian yang disebabkan oleh epidemi virus Corona melonjak menjadi 1.011 korban jiwa setelah provinsi Hubei sebagai pusat wabah melaporkan 103 kematian baru, Selasa (11/2/2020).

Dalam laporan hariannya, komisi kesehatan Hubei mengkonfirmasi 2.097 kasus baru di provinsi pusat, tempat wabah muncul untuk pertama kalinya pada bulan Desember 2019 lalu.

Berdasarkan angka yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat, sekarang ada lebih dari 42.200 kasus yang dikonfirmasi di seluruh China. Virus berbahaya tersebut diyakini telah muncul tahun lalu di pasar yang menjual binatang liar di Wuhan, salah satu kota di provinsi Hubei.

Seperti diberitakan oleh AFP sebuah ‘team pakar peneliti International’ yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk virus Corona telah tiba di China pada Senin malam. Ekspedisi yang dipimpin oleh Bruce Aylward, adalah tim yang juga pernah mengawasi respon organisasi 2014-2016 terhadap epidemi Ebola di Afrika Barat.

Menjelang kedatangan tim, ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan soal adanya “beberapa contoh” kasus di luar negeri pada orang yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke China.

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia memperkirakan wabah yang telah menghilangkan ribuan nyawa tersebut akan hilang pada bulan April karena cuaca yang lebih panas, namun sebuah prognosis tersebut bertentangan dengan analisa pejabat tinggi kesehatan dunia. Menurut analisa para ahli kesehatan, virus Corona tidak akan segera berakhir di musim panas karena melihat adanya banyak kasus virus yang terjadi di Thailand dan Singapura yang notabene wilayah panas.

News Feed