by

Ribuan Warga Satu Flat di Tsing Yi Dievakuasi ke Tempat Karantina Akibat Ancaman Virus Corona

Pusat Perlindungan Kesehatan Hong Kong (CHP) pada dini hari ini, Selasa (11/2/2020), mengumumkan bahwa pihaknya sedang mengevakuasi ribuan warga dari satu blok apartemen di Tsing Yi untuk dikarantina setelah 2 orang di Hong Mei House, Cheung Hong Estate, didiagnosis positif terjangkit virus corona.

Dilaporkan RTHK, evakuasi besar-besaran tersebut dilakukan akibat diketahui bahwa dua orang yang tinggal di gedung 35 lantai tersebut, orang yang tinggal di lantai bawah menyusul terjangkit positif virus Corona setelah sebelumnya orang yang tinggal 10 lantai tepat di atasnya didiagnosis positif virus Corona. CHP curiga telah terjadi penularan dan penyebaran virus melalui pipa toilet.

Sejumlah besar polisi sudah berada di tempat kejadian sejak semalam bersamaan dengan kedatangan petugas kesehatan dengan alat pelindung lengkap yang melakukan pemeriksaan di flat yang dimaksud.

Juru bicara CHP, Wong Ka-hing, mengatakan evakuasi merupakan “tindakan pencegahan demi keselamatan warga” meski cara penularan virus masih dalam penyelidikan.

“Itu masih bisa berupa transmisi tetesan biasa atau kontak langsung, tetapi ada faktor lingkungan juga. Dalam dua kasus mereka yang kebetulan tinggal di gedung yang sama, kita tidak bisa mengecualikan kemungkinan penularan melalui pipa, jadi demi keselamatan, dari penghuni flat, kami ingin mengevakuasi mereka terlebih dahulu,” kata Wong seperti dikutip RTHK.

Kasus terbaru atau kasus ke-42 yang diidentifikasi di Hong Kong merupakan satu dari enam kasus baru yang didiagnosis pada hari Senin. Putra dan menantu dari perempuan yang berusia 62 tahun tersebut diketahui menunjukkan gejala dan telah ditempatkan dalam ruang isolasi. Sedangkan suami dan cucunya, yang tidak memiliki gejala, akan dikarantina.

Evakuasi besar-besaran yang dilakukan di Tsing Yi karena kekhawatiran pemerintah akan adanya wabah besar yang mirip dengan kasus Sars di Amoy Gardens di Kowloon Bay pada tahun 2003. Disebabkan kerusakan segel air atau pipa toilet berbentuk-U di Amoy Gardens pada tahun tersebut, 300 orang warga dalam satu flat terjangkit SARS dan mengakibatkan 42 orang di antaranya meninggal.

Ralat:

Menurut keterangan terbaru per hari ini, Selasa (11/2/2020) setelah dilakukan penyelidikan oleh para insinyur dan diketahui tidak ada kerusakan pada pipa toilet flat, evakuasi tidak jadi dilakukan untuk semua orang dalam satu gedung. Evakuasi dilakukan hanya untuk lantai satu baris di blok 7, yaitu sekitar 30 keluarga yang beranggotan 100 orang lebih.

News Feed