by

Dr. Li Wenliang ‘Martir’ Virus Corona Meninggal Dunia

Pejabat Kesehatan Tiongkok telah mengkonfirmasi atas meninggalnya Dokter Li Wenliang, yang merupakan salah satu orang yang pertama kali menemukan dan mengabarkan wabah Virus Corona, sebelum dirinya tertular virus mematikan tersebut, Jumat (7/02 /2020).

Dilansir dari RTHK, Rumah Sakit Pusat Wuhan melalui akun resminya di Weibo mengkonfirmasi kematian Li yang bekerja sebagai dokter mata di Wuhan.

“Dokter mata Li Wenliang dari rumah sakit kami, yang terinfeksi virus Corona selama perang melawan epidemi pneumonia, telah meninggal pukul 2.58 pagi, pada tanggal 7 Februari 2020. Meskipun kami sudah berupaya keras untuk menyelamatkannya, kami sangat menyesal dan berduka atas hal ini.”

Diberitakan sebelumnya Li yang mendeteksi adanya wabah serupa SARS, pada tanggal 30 Desember 2019 mengirim pesan peringatan kepada beberapa rekannya agar mengenakan masker dan pakaian pelindung. Tetapi empat hari kemudian Li dan delapan rekannya malah dipanggil ke Biro Keamanan Publik atau kepolisian Tiongkok dengan tuduhan telah menyebarkan berita hoax. Li mengaku dia disuruh menandatangani surat yang menuduhnya telah membuat “komentar palsu” yang “sangat mengganggu tatanan sosial”.

Namun, mahkamah agung Tiongkok pekan lalu memutuskan Li pelapor adanya virus Corona telah diperlakukan “tidak patut”. Li yang kemudian terjangkit penyakit mematikan tersebut saat merawat seorang pasien, akhirnya dipuji sebagai pahlawan oleh para pengguna internet di Tiongkok.

Kematian Li memicu kesedihan dan kemarahan orang-orang di media sosial, di mana orang memuji Li sebagai martir.

“Dia adalah seorang pahlawan yang menyelamatkan orang lain dengan mengorbankan hidupnya,” komentar seorang ahli bedah ortopedi di Weibo.

Dikutip dari CNN, Li masuk rumah sakit tanggal 12 Januari dan dinyatakan positif terkena virus Corona pada tanggal 1 Februari. Dokter Li memiliki satu anak, dan istrinya sat ini sedang mengandung anak keduanya.

News Feed