by

Jenazah PMI yang Bekerja Ilegal di Malaysia Dipulangkan Pemerintah

Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang diketahui bernama Mustari Liba (27 tahun), asal Bonto Panno, Desa Rumbia, Kabupaten Jeneponto meninggal dunia ketika bekerja secara non prosedural di perusahaan perkebunan sawit di Sibu Serawak, Malaysia, Rabu (05/2/2020).

Mustari bekerja di Malaysia selama kurang lebih lima tahun, dan sempat pulang ke kampung halamannya untuk menikahi kekasihnya pada Agustus 2019 lalu. Setelah lima bulan menikah, Mustari membawa istrinya ke Malaysia pada bulan Desember 2019 serta mengajak istrinya untuk bekerja di ladang sawit tempat dia bekerja.

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menuturkan kalau Ernawati istrinya Mustari yang mendampingi kedatangan jenazah dari Serawak, mengatakan selama ini suaminya tidak pernah mengeluh sakit, namun tanpa diketahui penyebabnya, tiba-tiba mengalami sesak nafas di rumah ladang tempat mereka bekerja. Mustari selanjutnya dibawa ke rumah sakit, namun sesampainya di rumah sakit tubuhnya dinyatakan telah tidak bernyawa pada 28 Januari 2020.

Juru bicara dari perwakilan pemerintah yang mengatar  jenazah ketika berada di bandara Sultan Hasanuddin Makassar (04/2) menyampaikan bela sungkawa kepada pihak keluarga yang ditinggalkan, sekaligus memberikan pemahaman mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara legal, dan juga meminta agar disampaikan pada masyarakat desa setempat.

Menurut jurubicara tersebut, diperoleh informasi bahwa masyarakat di kampung halaman mereka tidak memahami prosedur bekerja ke luar negeri secara legal, karena menurut pemahaman mereka prosesnya yang penting hanya bermodalkan paspor, maka mereka dapat bekerja ke luar negeri dengan ajakan calo atau sponsor.

News Feed