by

Virus Korona Akibatkan Kematian Pertama di Hong Kong

Otoritas Rumah Sakit Hong Kong mengatakan kepada awak media, bahwa seorang pria berusia 39 tahun yang tinggal di daerah Whampoa Garden, telah menjadi korban meninggal pertama akibat virus korona yang awal penyebarannya dari Wuhan, provinsi Hubei, Selasa (04/2/2020)

Kematian ini adalah kematian pertama terkait dengan coronavirus yang tercatat di Hong Kong dan kematian kedua yang dilaporkan terjadi di luar Tiongkok. Sebelumnya seorang warga Wuhan yang melakukan perjalanan ke Filipina telah meninggal di Filipina.

Pria yang meninggal adalah pasien pada kasus ke-13 dari 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang pernah dikonfirmasi di Hong Kong. Kabarnya pria tersebut memiliki riwayat penyakit kronik yang membuat virus korona semakin ganas.

Seperti diberitakan oleh RTHK, pada minggu lalu pria tersebut mengalami nyeri otot dan menderita demam, kemudian mencari perawatan di Rumah Sakit Queen Elizabeth dan dimasukkan ke bangsal isolasi.

Pria yang memiliki riwayat pernah menjadi salah satu penumpang kereta berkecepatan tinggi dari Hong Kong ke Wuhan (G306) pada 21 Januari, dan dari Changshanan ke Hong Kong (G79) pada 23 Januari, ibunya yang berusia 72 tahun juga telah dikonfirmasi terjangkiti virus korona dan di tempatkan di kamp karantina setelah mengalami demam dan batuk.

Saat ini perempuan tersebut sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Princess Margaret pada hari Minggu. Otoritas kesehatan sebelumnya mengungkapkan bahwa keluarga ibu dan anak itu tinggal di Blok 1, Site 11, Whampoa Garden.

Pusat Perlindungan Kesehatan mengatakan, keduanya dan juga keluarganya yang saat ini dikarantina tidak pernah mengunjungi fasilitas perawatan kesehatan, pasar basah atau pasar makanan laut, juga tidak memiliki paparan terhadap binatang liar selama periode inkubasi.

News Feed