by

Tertipu Agen Sponsor, PMI Alami Penyekapan di Irak

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diketahui bernama Yalatifu asal Gunungpati, Kabupaten  Semarang, Jawa Tengah menjadi korban  penipuan  sponsor agen PMI yang dijanjikan akan bekerja di Abu Dhabi, namun kemudian disekap untuk dibawa ke Irak bersama korban  PMI  asal Jawa Barat, Senin (03/2/2020).

Yalatifu mengalami penyekapan selama satu bulan oleh agen di Erbil Irak, setelah diberangkatkan oleh sponsornya (PT Bogor), dari Bandara Soekarno Hatta menuju Doha kemudian Erbil pada tanggal 28 Agustus 2019 lalu. Setelah sadar bahwa dirinya menjadi korban penipuan, Yalatifu berusaha dengan keras untuk dapat melaporkan kejadian yang dialaminya kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Baghdad.

Seperti keterangan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), setelah menerima laporan korban pihaknya yang berkordinasi dengan KBRI Baghdad, telah mengantar Yalatifu ke Bandara Soekarno Hatta pada pada Kamis, 23 Januari 2020.

Karena sempat mengalami penyekapan, BP2MI membawa Yalatifu  ke  Rumah Perlindungan Trauma Center  (RPTC) bersama Kementerian Sosial (Kemensos), yang sebelumnya telah dibawa ke Baresktim untuk pemeriksaan.

“Hari Kamis,  30 Januari 2020, BP2MI telah memfasilitiasi pemulangan PMI Yalatifu ke daerah asalnya di   Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. PMI Yalatifu dipulangkan  menggunakan kereta api dari Jakarta  ke Semarang dengan didampingi  dua orang petugas dari BP2MI dan dipulangkan ke daerah asalnya,” kata juru bicara BP2MI, Joko Purwanto di Jakarta, Kamis (30/1/2020) yang dikutip oleh Migran Pos.

News Feed