by

Hong Kong Marak Penipuan Berkedok Penjualan Masker

Akibat kelangkaan masker di Hong Kong, sebagian besar warga yang mencari solusinya dengan berbelanja masker melalui online selain rentan mendapatkan produk meragukan yang kemungkinan tidak memenuhi prosedur kesehatan juga rentan terhadap penipuan, Jumat (31/1/2020).

Seperti diberitakan oleh SCMP, pihak berwenang Hong Kong telah mengimbau masyarakat luas untuk berhati-hati dalam pembelian masker pada gerai dan apotik yang tidak resmi,  karena sudah ada beberapa kasus penipuan online dan penyitaan produk yang mencurigakan oleh pihak berwajib.

Dalam dua minggu terakhir, polisi mencatat terjadi lima pengaduan di mana konsumen telah membayar untuk membeli masker pada transaksi platform media sosial tetapi tidak mendapatkan barang-barang mereka, jumlah tersebut diprediksikan akan terus bertambah.

Sebuah sumber kepolisian juga mengatakan, pihak kepolisian telah mendapatkan laporan dari sebuah bank tentang bagaimana 3.000 orang nasabahnya telah mengalami penipuan kart a membeli masker secara online, dengan pembelian mulai dari beberapa ratus dolar Hong Kong hingga HK$ 1.000. Beberapa rekening bank yang terlibat dalam kasus tersebut telah dibekukan.

Secara terpisah, petugas bea cukai menyita 68.000 masker dari apotik di Nelson Street di Mong Kok, dan menangkap seorang tersangka berusia 27 tahun karena dianggap melanggar Undang-Undang Deskripsi Perdagangan.

Pihak berwenang belum memeriksa masker atau menentukan efektivitasnya, tetapi mencatat bahwa maskernya memiliki tanggal pembuatan yang aneh, yaitu diproduksi pada bulan Maret 2020 yang masih berjarak dua bulan lagi. Sebuah kotak berisi 50 masker seperti itu dihargai HK$ 280, tetapi tidak jelas berapa banyak yang telah terjual.

News Feed