by

Pemerintah Imbau PRT Migran Agar Tidak Keluar Rumah Pada Hari Libur

Pemerintah Hong Kong pada hari ini mengimbau para Pekerja Rumah Tangga Migran (FDH) untuk tidak meninggalkan rumah majikan pada hari liburnya, Kamis (30/1/2020). Alasan imbauan tersebut selain untuk menjaga kesehatan PRT Migran juga untuk mengurangi risiko penyebaran virus Wuhan.

“Pemerintah mengimbau kepada FDH agar sebisa mungkin tetap tinggal di rumah majikan untuk istirahat pada hari libur mereka, menjauhi keramaian, meminimalkan naik transportasi umum dan berkumpul di tempat-tempat umum,” bunyi kutipan pernyataan dari laman resmi Departemen Tenaga Kerja Hong Kong, Kamis (30/1/2020).

Dalam surat pernyataan tersebut juga ditegaskan bahwa para majikan tidak boleh meminta FDH-nya bekerja pada hari liburnya meski FDH sedang berada di rumahnya.

Melalui pernyataan tersebut, Departemen Tenaga Kerja juga mengharuskan para majikan untuk “menjelaskan keadaan khusus dalam membahas pengaturan hari libur” dengan para PRT-nya, agar didapatkan kesepakatan dan saling pengertian antara majikan dan pekerjanya.

Namun ditambahkan pula bahwa jika memang “perlu” bagi PRT Migran untuk ke luar rumah diwajibkan untuk mengenakan masker dan menghindari berkumpul atau tinggal di tempat yang ramai.

Departemen Tenaga Kerja mencatat bahwa konsulat Filipina dan Indonesia di Hong Kong juga sudah mengimbau warga negaranya untuk menghindari keramaian atau pertemuan besar.

Selain imbauan untuk PRT Migran, pernyataan tersebut juga berisi peringatan kepada para majikan, bahwa jika majikan memaksa pekerja rumah tangganya untuk bekerja pada hari liburnya, maka majikan berisiko dituntut dan didenda hingga HK$ 50.000.

News Feed