by

Presiden Tsai Puji Islam dan Ingin Menjadikan Taiwan Sebagai ‘Rumah Kedua’ Muslim

Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) mengundang Muslim Taiwan untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam membina hubungan antara pulau dan dunia Islam pada hari Rabu (18 September).

Dilansir dari Taiwan News, Tsai bertemu dengan Komunitas Muslim setempat yang telah kembali dari perjalanan haji ke Mekah tahun ini karena memperhatikan bahwa Islam adalah salah satu agama paling berpengaruh di dunia. Tsai memuji nilai-nilai perdamaian dan keadilan yang dianut oleh agama terbesar kedua di dunia tersebut.

Menurut Tsai, Taiwan sedang berupaya untuk menjadi masyarakat yang ramah Muslim di bidang pariwisata, perdagangan, budaya, dan banyak lagi. Dia mengatakan kepada kelompok tersebut bahwa pertukaran yang berkembang antara Muslim dan non-Muslim Taiwan telah ditempatkan di atas agenda pemerintahannya.

Sebagai contoh, dia mengatakan Taiwan telah mendorong pendirian fasilitas dan layanan bersertifikat halal. Setidaknya 200 restoran telah melewati persyaratan halal, dan ibu kota Taiwan meluncurkan mesin penjual otomatis pertama di pulau tersebut untuk menjual makanan halal awal bulan ini.

Langkah-langkah lain yang bertujuan membuat penghuni atau pengunjung Muslim “merasa seperti di rumah” termasuk mempromosikan rumah sakit halal dan mendirikan ruang sholat di bandara, stasiun kereta api, dan tempat wisata seperti Museum Istana Nasional.

Menurut Tsai, upaya pemerintah ini telah mendapat pengakuan internasional. Sebuah survei yang dirilis oleh Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index 2019 mendaftarkan Taiwan sebagai negara paling ramah Muslim ketiga di luar Organisasi Kerjasama Islam

News Feed