by

Martina, Kamu di Mana?

Martina Ndar, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong, asal Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, sudah 18 tahun hilang tanpa kabar dan membuat keluarganya bertanya-tanya, “Martina, kamu di mana?”

Katarina Miso, mama kandung Martina, mengatakan anaknya sejak berangkat bekerja ke Hong Kong tahun 2001 lalu sampai hari ini tidak pernah berkabar atau menghubungi keluarga sama sekali. Bahkan hingga suaminya, Simon Satu, papa Martina meninggal, Katarina tidak tahu harus bagaimana memberitahu anaknya.

Suster Yulita dan Katarina, ibu kandung Martina. Doc: Istimewa

Saat dikunjungi Suster Yulita di rumahnya yang berada di Kelurahan Onekore, Katarina meminta bantuan agar bisa menemukan anaknya kembali dengan menanyakan kepada sesama pekerja migran asal NTT di Hong Kong.

“Saya tidak tahu nama PJTKI yang memberangkatkan Martina. Keluarga hanya cari informasi melalui tetangga,” kata Katarina, Selasa (19/9/2019).

Katarina yang mengaku sangat rindu kepada anaknya yang saat pergi masih berusia 17 tahun dan saat ini tinggal seorang diri di rumahnya mengaku tidak tahu bagaimana cara melapor dan mencari anaknya dengan prosedur yang semestinya karena dia tidak bisa membaca dan menulis.

“Martina, kamu di mana? Mama rindu…. Pulanglah atau kabari mama jika kamu membaca berita ini.”

Comment

News Feed