by

Beberapa Hal Penting Sehubungan Aksi Blokade Lalu Lintas Bandara Hong Kong

Kereta tidak akan berhenti di Stasiun Kowloon, Tsing Yi dan AsiaWorld-Expo pada hari Sabtu (7/9/2019). Hal itu disebabkan pihak berwenang mencoba untuk mengurangi dampak dari blokade ulang bandara yang direncanakan para demonstran.

Dilansir dari RTHK, Kereta Airport Express hanya akan berjalan antara Stasiun Hong Kong dan Bandara mulai pukul 09:00 pagi pada hari Sabtu, melompati semua stasiun lain, karena pengunjuk rasa berencana mengulangi sebagian besar pemblokiran bandara yang sukses pada Minggu lalu (1/9).

Otoritas Bandara merilis pernyataan yang mengatakan layanan check-in di kota yaitu di Stasiun Kowloon juga akan ditangguhkan untuk hari Sabtu, dan jumlah bus bandara yang dikerahkan dapat disesuaikan “sesuai dengan keadaan operasional.”

Selain itu hanya penumpang dengan tiket pesawat yang sah atau boarding pass untuk penerbangan dalam 24 jam ke depan yang akan diizinkan memasuki terminal bandara.

Pihak berwenang mengimbau agar para penumpang memiliki cukup waktu atau datang lebih awal untuk ke bandara, dan agar memeriksa serta memastikan ke maskapai penerbangan tentang informasi penerbangan terbaru.

Pernyataan Otoritas Bandara juga menegaskan bahwa perintah pengadilan sementara yang melarang siapa pun menghalangi atau mengganggu penggunaan bandara secara tepat tetap berlaku.

MTR mengkonfirmasi bahwa layanan di Airport Express hanya akan terbatas di Stasiun Hong Kong dan Stasiun Airport, tetapi layanan di jalur Tung Chung tidak akan terpengaruh.

Airport Express, Tung Chung dan Disneyland Resort melapisi semua layanan yang ditangguhkan pada hari Minggu lalu ketika para demonstran memblokir jalan-jalan dan melemparkan benda-benda ke rel kereta. Gangguan tersebut sempat melumpuhkan lalu lintas dan menyebabkan banyak penerbangan dibatalkan. Banyak penumpang yang terpaksa berjalan dari Tung Chung ke bandara akibat kemacetan panjang.

Departemen Penerbangan Sipil (CAD) juga mengingatkan orang-orang bahwa penerbangan pesawat tanpa awak di dekat bandara dilarang oleh hukum, dan pelanggar menghadapi hukuman penjara maksimal dua tahun.

“Kami memperhatikan bahwa ada postingan online tentang rencana mengekspresikan pandangan di HKIA pada hari Sabtu, di mana disebutkan para demonstran akan mengoperasikan drone di sekitar HKIA disebutkan. Drone diklasifikasikan sebagai pesawat terbang dan diatur undang-undang penerbangan, sejauh keselamatan penerbangan diperhatikan oleh sipi, “kata juru bicara CAD.

Juru bicara itu juga mengatakan “sinar laser yang bersinar di pesawat dalam penerbangan menimbulkan risiko serius bagi keselamatan penerbangan” dan pelanggar bisa didenda.

Sementara itu Polisi dalam siaran media pada hari Jumat (6/9) juga mengatakan berdasarkan trik aksi demonstran Minggu lalu, semua orang yang mengendarai kendaraan menuju bandara dengan kecepatan di bawah rata-rata atau berjalan lambat bisa langsung dikenakan sangsi dan ditahan polisi.

Comment

News Feed