by

Grup Seni dan Budaya PMI Turut Memeriahkan Acara Cultur Show Etnik Minority di Hong Kong

Ratusan pekerja migran dari berbagi negara di Hong Kong, termasuk pekerja migran asal Indonesia (PMI) turut memeriahkan 25 tahun anniversary Art Festival  yang diadakan oleh Yuen Long Town Hall, di Tin Shui Sport Centre, Tin Sui Wai, Minggu (1/09/2019).

Sejumlah 40 group pekerja migran asal negara Thailand, Pakistan, Nepal, Srilanka, Filipina dan Indonesia ikut memeriahkan acara yang mengambil tema “culture dance show” tersebut.

Salah satu panitia mengatakan, tujuan diadakannya acara adalah untuk memperkenalkan kebudayaan dari etnis minoritas yang ada di Hong Kong.

“Untuk memperkenalkan kebudayaan dari etnis minoritas, ” kata Lilis Setiyowati sebagai salah satu panitia art festival, Senin (02/09/2019).

Singo Wiromo, salah satu grup dari Indonesia yang ikut tampil di acara tersebut menuturkan kepada Migran Pos bahwa keikutsertaannya di event ini untuk memperkenakan budaya tari Reog Ponorogo kepada orang-orang Hong Kong.

“Kita ingin mempromosikan budaya Indonesia di Hong Kong, utamanya Reog Ponorogo,” tutur Lintang, ketua Singo Wiromo Hong Kong, Senin (1/09/2019).

Beberapa grup tari dan dancer dari Indonesia yang ikut memeriahkan acara, antara lain ada Ratu Babu, Popeye Group, U Get Dance, Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT), Laras Arum Group, Purna Paskibaraka KJRI Hong Kong, Group Anglung, Group Ratu, Bajing Loncat Hong Kong, Ijone Indonesia (INA) Hong Kong, Golpindo, Melody Group, Sanggar Budaya Hong Kong, Singo Wiromo Hong Kong, Likurai Belu NTB,  Kencono Wungu Hong Kong dan Nurani Hati Persatuan Persaudaraan.

News Feed