by

Para Pemimpin Desa Yuen Long Minta Polisi Tolak Izin Demonstrasi

Para pemimpin desa Yuen Long telah meminta polisi untuk menolak izin demonstrasi yang direncanakan untuk Sabtu ini (27/7/2019).

Permintaan tersebut disertai peringatan bahwa polisi akan “menanggung semua konsekuensi” jika aksi demonstrasi dibiarkan berlangsung, Rabu (24/7/2019).

Dilansir dari RTHK, Komite Desa Shap Pat Heung dalam sebuah pernyataan memperingatkan bahwa sudah ada desas-desus online bahwa akan ada rencana serangan malam itu.

Mereka juga menuduh bahwa penyelenggara pawai memiliki rekam jejak yang buruk dalam mengadakan aksi damai. Dilaporkan oleh beberapa media bahwa Max Chung yang mengajukan izin aksi dikaitkan dengan beberapa kasus kerusuhan publik. Para pemimpin pedesaan memperingatkan bahwa jika polisi menyetujui aplikasi, maka polisi akan dimintai pertanggungjawaban atas semua konsekuensi serius.

Dalam langkah yang tidak biasa, Dewan Distrik Yuen Long juga mengadakan briefing media dan menyatakan kekhawatiran bahwa akan ada konflik selama aksi massa.

Ketua dewan Shum Ho-kit mengatakan bahwa mereka takut tingkat kekerasan yang lebih tinggi akan terjadi dan meminta para pengunjuk rasa serta penduduk desa untuk menahan diri.

Shum mengatakan dewan akan mengadakan pertemuan khusus untuk membahas tentang kerusuhan hari Minggu di stasiun MTR Yuen Long yang berakhir dengan puluhan korban terluka dan dirawat di rumah sakit.

News Feed