by

Politikus Junius Ho Dikecam dan Dituntut Karena Diduga Terlibat Kerusuhan di Yuen Long

Sebuah kelompok yang berafiliasi dengan industri pacuan kuda lokal menuduh Junius Ho telah memicu ketakutan di kalangan masyarakat dan menuntut Jockey Club untuk membatalkan keanggotaan anggota parlemen pro-pemerintah tersebut, Selasa (23/7/2019).

Dilansir RTHK, melalui petisinya kelompok pacuan kuda menduga Ho telah mendukung mereka yang melancarkan serangan brutal tanpa pandang bulu terhadap para jurnalis dan penumpang di stasiun MTR Yuen Long pada Minggu malam (21/7).

Selain keanggotaan, mereka juga ingin kuda Ho yang biasanya dilombakan dalam ajang taruhan ditarik dari semua arena balapan. Kelompok tersebut juga mengecam pembuat undang-undang ekstradisi karena telah memicu ketakutan di Hong Kong. Jockey Club sebagai organisasi balap kelas dunia yang mengadvokasi masyarakat agar lebih lebih baik harus menghindari orang-orang yang mendukung penggunaan kekerasan.

Sementara itu pada hari Senin (22/7), ribuan siswa, guru, dan alumni di almamater Ho, Queen’s College, juga menandatangani petisi bersama yang menyerukan Dewan Legislatif Hong Kong untuk menonaktifkan Ho sebagai legislator.

Law Society juga mengatakan bahwa mereka akan memeriksa keluhan tentang dukungan nyata Ho kepada para pelaku tindak brutal di Yuen Long. Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Junius Ho memicu kemarahan publik karena terlihat menyapa dan bersalaman dengan sekelompok orang berbaju putih, seraya memberi selamat kepada beberapa dari mereka.

Dalam konferensi pers Ho menolak apa yang dituduhkan publik kepadanya. Ho membantah adanya keterlibatan dirinya dalam tindak kekerasan, jika ia terlihat bersama sekelompok orang berkaus putih itu karena ia hanya berusaha menjangkau dan akrab dengan semua warga sebagai anggota parlemen yang mewakili daerah pemilihannya.

News Feed