by

Penyuluhan dan Pemeriksaan Kanker Dipadati oleh PMI

Ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) mengikuti penyuluhan dan pemeriksaan kanker gratis oleh tenaga medis dari Yayasan Kanker Indonesia di Ruang Ramayana, KJRI Hong Kong, 127-129 Leighton Road, Causeway Bay, Minggu (21/7/2019).

Sejak dibukanya acara penyuluhan pada hari Jumat (19/7/2019) sampai Minggu (21/7/2019), Klinik Kesehatan Wanita telah memeriksa kondisi kesehatan 360 pekerja migran Indonesia (PMI), dan beberapa PMI tersebut ada yang mendapat rujukan dari tenaga medis, untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit Hong-Kong karena benjolan di tubuhnya berpotensi menjadi kanker.

“Ada benjolan keras di payudara bagian kanan saya sebesar 1 cm, dan ada benjolan seperti jerawat di vagina, tadi saya mendapat rujukan ke Queen Marry Hospital dengan jadwal (18/12/2020). Meski jadwalnya masih jauh, saya berperfikir positif saja agar daya tahan tubuh tetap terjaga, namun saya bingung karena kontrak saya bulan April habis sedangkan jadwal ke RS masih bulan Desember,” kata Latifa PMI asal Cirebon yang baru bekerja 15 bulan di Hong-Kong.

Acara ini adalah hasil kerja sama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dengan Yayasan Kenker Indonesia dan the Indonesia Club HK.

“PMI yang berpotensi memiliki kanker payudara, dirujuk ke Hong Kong Breast Cancer Foundation untuk melakukan test mammography, ultrasound dan biopsi secara gratis. Namun untuk PMI yang berpotensi memiliki kanker serviks, kami hanya bisa membantu membokingkan PMI agar mendapat jadwal test melalui bantuan Peduli Sehat Hong Kong,” jelas Yuni Suryati, Kepala Kanselerai (HOC) kepada Migran Pos.

Sejak dibukanya acara pada hari Jumat 19/7 sampai Minggu 21/7, Klinik Kesehatan Wanita telah memeriksa kondisi kesehatan 360 pekerja migran Indonesia (PMI). Foto: Terenia Puspita/Migran Pos

Menurut Yuni penyuluhan itu bertujuan untuk membangun kesadaran PMI, tentang pentingnya menjaga dan mengetahui kesehatan tubuh serta bagian kewanitannya. PMI juga diberikan penjelasan untuk mengenali gejala kanker payudara dan diharapkan bisa mencegah ataupun mengobatinya lebih awal, karena sel kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal.

Meski jumlah peserta dibatasi, khusus hari Minggu, PMI yang telah datang dan tidak mendapat nomer urut tetap mendapatkan kesempatan pemeriksaan kadar gula darah dan kolestrol secara gratis.

Menurut Mei Ukas dari Yayasan Kaker Indonesia yang bertugas, rata-rata PMI yang datang memiliki kadar kolestrol yang tinggi, Mei menyarankan PMI untuk mengurangi makanan seafood, serta olahraga, istirahat dan minum air putih yang cukup.

News Feed