by

Mantan PRT Sukses Membangun Bisnis Perumahan

Hartini, warga RT 17 Kelurahan Sepinggan, Balikpapan, sebelumnya adalah seorang pekerja rumah tangga (PRT), sedangkan suaminya hanya seorang buruh bangunan. Namun, kini ia dan suaminya sedang menikmati bisnis sebagai developer Perumahan. Bahkan mereka juga telah memiliki lima rumah pribadi dan satu unit mobil.

Kesuksesan Hartini tersebut didapatkan setelah menerima bantuan sosial non tunai melalui Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menanggulangi warga agar terlepas dari kemiskinan.

Dalam program PHK tersebut warga bukan hanya diberikan bantuan sosial dan nontunai, juga diberikan pelatihan-pelatihan yang rutin dilakukan oleh pendamping pada pertemuan peningkatan pendapatan keluarga (P2K2) dengan tujuan memberdayakan para KPM menjadi lebih terampil, sehingga bisa mendapatkan uang dengan usaha sendiri.

Sebelumnya Hartini terdaftar sebagai penerima bantuan PKH sejak 2016, kemudian ia mengundurkan diri pada Juni 2019 dari kepesertaan kerena telah merasa mampu menjalankan usahanya sendiri atau disebut juga Graduasi Mandiri.

Pekerja Sosial Supervisor PKH Kota Balikpapan, Subejo, menuturkan bahwa kehidupan Hartini kini sudah mandiri dan sejahtera.

“Kehidupan keluarganya kini telah lebih baik dari sebelumnya. Kesuksesan yang diraih sekarang ini berkat kerja keras dia dan suaminya selama ini,” kata Subejo seperti dikutip Balikpapan Pos, Sabtu (6/7/2019).

“Suaminya pun kini sedang mengembangkan bisnis developer-nya dengan membangun 150 unit rumah. Hartini pun bersyukur karena kehidupan keluarganya telah lebih baik,” imbuh Subejo.

Subejo berharap kesuksesan Hartini yang berawal dari seorang PRT dapat dijadikan contoh dan inspirasi bagi para KPM PKH di Kota Balikpapan. Bahwa perlu kerja keras untuk mengubah nasib keluarga dan terlepas dari zona kemiskinan.

“Tidak ada yang tak mungkin, karena sudah banyak para KPM PKH yang dulunya kehidupan keluarganya pra sejahtera, namun karena usaha dan kerja keras, sehingga bisa menjadi sejahtera,” kata Subejo.

News Feed